Soto Boyolali di Makkah, Kehangatan Kampung Halaman Hadir di Tanah Suci

Makkah – Di antara lantunan doa para jemaah haji di Hotel Safwat Al Shoroq, Raudhah, aroma rempah khas Indonesia menyusup lembut ke udara. Di sudut restoran lantai R hotel itu, terlihat antrean. Bukan untuk layanan akomodasi, melainkan untuk semangkuk Soto Boyolali hangat racikan tangan dingin seorang perempuan perantau: Hesti Noviasari.

Usahanya di Makkah, Spesial Soto Boyolali (SSB), menyajikan cita rasa kampung halaman yang dirindukan. Dengan harga 15 riyal Saudi per porsi, sajian ini bukan hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menyentuh hati banyak perindu tanah air.

“Saya dari sektor 1 wilayah Syisyah. Dengar dari teman soal Soto Boyolali di sini, langsung ke sini naik taksi sama anak. Kangen banget sama rasa Indonesia,” kata Dwi Wijayanti, jemaah asal Tegal, Jawa Tengah.

Namun, di balik kesuksesan Soto Boyolali yang digemari jemaah, tersimpan kisah perjuangan Hesti membangun usahanya dari nol. Ia memulai berjualan di Makkah dua tahun lalu, berbekal ilmu warisan orang tuanya di Boyolali. “Saya belajar racikannya dari ibu. Alhamdulillah, bahan-bahan bisa saya dapatkan di Arab Saudi, jadi tidak terlalu kesulitan,” ujarnya.

Kini, usaha yang dirintis Hesti sudah memiliki tujuh cabang di Makkah. Dalam sehari, ia bisa menjual hingga 300 porsi soto. “Kalau satu hotel ada 6.000 jemaah, lima persennya saja beli, itu sudah luar biasa. Saya bersyukur,” katanya.

Tak hanya soto, Hesti juga menjual bakso, nasi pecel, gorengan, dan teh manis — hidangan yang membawa jemaah seolah kembali ke dapur rumah sendiri.

Di tengah padatnya ritual ibadah dan rindu pada tanah kelahiran, warung kecil milik Hesti menjadi oase rasa dan nostalgia. Bagi para jemaah, seporsi soto hangat adalah pengingat bahwa kehangatan kampung halaman bisa hadir bahkan di Tanah Suci. Bagi Hesti, itu adalah jalan rezeki yang dibangun dari kecintaan pada masakan tradisional dan keberanian untuk merantau jauh demi cita-cita. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *