Pertama di Sumatera, RS Murni Teguh Medan Hadirkan Teknologi Bedah Robotik

Medan – Dunia layanan kesehatan di Sumatera memasuki babak baru setelah Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) secara resmi menghadirkan teknologi Robotic Surgery, sebuah inovasi medis mutakhir yang memungkinkan prosedur pembedahan dilakukan dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.

Kehadiran teknologi ini menjadikan rumah sakit tersebut sebagai yang pertama di Sumatera yang menyediakan layanan bedah robotik. Tidak tanggung-tanggung, MTMH memiliki dua unit mesin yang bisa memberikan layanan seperti bedah urologi, digestif, ginekologi, umum, thorax dan orthopedic.

Langkah ini sebagai bentuk komitmen rumah sakit untuk terus menjadi pelopor inovasi teknologi medis di wilayah Sumatera. Selain menghadirkan perangkat medis berteknologi tinggi, rumah sakit juga berupaya menghadirkan standar pelayanan kesehatan yang selama ini lebih banyak tersedia di pusat-pusat kesehatan dunia.

Dengan demikian, masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera kini memiliki akses terhadap layanan medis modern tanpa harus bepergian ke luar negeri.

Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk Dr. dr. Mutiara, MHA, MKT menyebutkan, selama ini banyak masyarakat Indonesia memilih berobat ke luar negeri seperti Penang dan Singapura. Salah satu penyebabnya adalah faktor kepercayaan dan kemajuan teknologi medis.

Karena itu, MTMH menghadirkan layanan robotic surgery sebagai upaya agar masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

“Jika 50 persen saja masyarakat kita berobat di dalam negeri, maka devisa negara tidak semuanya mengalir ke luar negeri. Karena itu kita harus bergerak bersama. Bukan hanya Murni Teguh, saya juga selalu mengimbau seluruh rumah sakit di Kota Medan untuk maju bersama agar pasien tidak perlu lagi berobat ke luar negeri,” ujar Mutiara saat peluncuran teknologi Robotic Surgery di Auditorium Lantai 8 Murni Teguh Memorial Hospital, Medan, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, teknologi Robotic Surgery sebenarnya sudah lama digunakan di berbagai rumah sakit di luar negeri. Namun di Indonesia penggunaannya masih terbatas.

“Operasi dengan robotic surgery memiliki presisi tinggi, sayatan lebih kecil, dan proses penyembuhan biasanya lebih cepat. Karena itu kami melihat sudah waktunya teknologi ini hadir di Sumatera. Kami memiliki dua unit mesin, satu untuk bedah jantung dan automed, serta satu lagi untuk ortopedi atau tulang. Investasinya memang besar, tetapi kami melihat kebutuhan masyarakat agar tidak perlu lagi berobat jauh ke luar negeri dengan biaya yang lebih mahal,” jelasnya.

https://youtu.be/NQ2FmoZ7aM0?si=NUwFNk5I61f4aly6

Untuk memperkuat layanan ini, MTMH juga telah mengirimkan sejumlah dokter untuk mengikuti pelatihan di beberapa negara seperti China, Singapura, Thailand dan Taiwan.

“Sebelum alat ini datang, dokter-dokter kami sudah lebih dulu belajar ke luar negeri untuk mempersiapkan layanan robotic surgery. Saat ini mereka sudah mahir dan telah melakukan operasi dengan baik. Sudah ada dua pasien yang menjalani operasi menggunakan teknologi ini dan hasilnya memuaskan dengan pemulihan yang cepat,” tambahnya.

Direktur Murni Teguh Memorial Hospital, dr. Tuan Juniar Situmorang, M.Kes, menjelaskan, seluruh tindakan dan keputusan medis tetap sepenuhnya berada di tangan dokter spesialis yang mengoperasikannya. “Sistem ini menjadi perpanjangan tangan dokter untuk meningkatkan presisi, stabilitas, dan keamanan selama tindakan pembedahan,” ujarnya.

Evolusi Teknologi Bedah

Bedah robotik merupakan pengembangan dari metode laparoskopi yang telah digunakan di berbagai pusat medis dunia selama lebih dari tiga dekade. Melalui sistem konsol kendali khusus, dokter spesialis dapat mengontrol instrumen bedah dengan tingkat stabilitas dan fleksibilitas yang lebih tinggi.

Sistem ini juga dilengkapi visualisasi tiga dimensi beresolusi tinggi yang memungkinkan dokter melihat struktur anatomi pasien secara lebih detail. Dengan teknologi tersebut, tindakan pembedahan dapat dilakukan lebih presisi, terutama pada kasus-kasus kompleks atau pada area tubuh yang sempit dan sulit dijangkau.

Pendekatan minimally invasive berbasis robotik juga memberikan sejumlah manfaat bagi pasien. Sayatan operasi yang lebih kecil dapat meminimalkan trauma jaringan, menurunkan risiko perdarahan dan komplikasi, serta membantu pasien mengalami nyeri pascaoperasi yang lebih ringan. Masa pemulihan pun relatif lebih cepat dibandingkan metode konvensional pada indikasi tertentu.

Dari kiri ke kanan: dr. Nora, Sp.B, dr. Jeff Loren, Sp.OT, dr. Tuan Juniar, dr. Mutiara, dr. Jong Khai, dan dr. Sharon saat konferensi pers peluncuran teknologi Robotic Surgery di Murni Teguh Memorial Hospital, Medan.

Begitu pun, Dr. Sharon Hanmy Angel, M.Res, MPM, MARS sebagai Direktur Riset Dan Tekhnologi PT Murni Sadar Tbk bersama dr. Nora, SpB kembali menegaskan, robot tidak menggantikan tugas dan peran dokter. “Robotic surgery tidak menggantikan peran dokter sebagai pengambil keputusan maupun pelaku operasi. Robotic surgery memberi keunggulan presisi dan kestabilan operasi untuk dokter operator sehingga menguntungkan pasien dan segi keamanan dan kenyamanan,” kata Dr. Sharon dan dr. Nora.

Investasi Teknologi Berstandar Global

Direktur Operasional PT Murni Sadar Tbk, dr. Jong Khai, MARS, FISQua menegaskan bahwa pengadaan teknologi bedah robotik merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan layanan kesehatan berstandar global.

“Kami berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dan berdampak nyata bagi keselamatan pasien. Teknologi ini menjadi bukti bahwa kami terus bergerak maju untuk memberikan pelayanan kesehatan yang setara dengan standar internasional,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran teknologi tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat Sumatera dalam mengakses layanan medis mutakhir tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri.

Didukung Tim Medis Terlatih

Wakil Direktur Pelayanan dan Keperawatan, dr. Bangbang Buhari, MKM, menyebutkan bahwa penerapan teknologi ini turut didukung oleh kesiapan tim medis yang telah menjalani pelatihan khusus, termasuk pelatihan internasional.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan standar keselamatan pasien serta mutu pelayanan tetap terjaga secara optimal.

Sementara itu, Manager Marketing Murni Teguh Memorial Hospital, dr. Farida Purba, MKM berharap kehadiran teknologi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di dalam negeri.

“Kami berharap masyarakat semakin yakin bahwa layanan medis berteknologi tinggi kini dapat diakses di Sumatera. Bedah robotik ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga memberikan pilihan penanganan medis yang lebih modern, aman, dan nyaman,” katanya.

Presisi Tinggi dalam Operasi Ortopedi

Selain untuk berbagai prosedur pembedahan minimal invasif, teknologi robotik juga diterapkan dalam bidang ortopedi, khususnya pada operasi penggantian sendi lutut berbantuan robotik.

Dokter spesialis ortopedi Murni Teguh Memorial Hospital, dr. Jeff Loren, M.Ked (Surg), SpOT menjelaskan, sistem robotik membantu dokter merencanakan serta melakukan tindakan operasi dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.

Melalui teknologi ini, setiap prosedur dapat dirancang secara lebih detail dan disesuaikan dengan kondisi unik masing-masing pasien. Sistem robotik juga memberikan informasi secara real-time selama operasi berlangsung, sehingga membantu dokter memastikan posisi dan keseimbangan sendi lutut dengan lebih akurat.

Pendekatan ini diharapkan mampu meminimalkan rasa nyeri pascaoperasi, mempercepat proses pemulihan, serta memberikan hasil operasi yang lebih optimal bagi pasien.

Dengan hadirnya teknologi bedah robotik tersebut, Murni Teguh Memorial Hospital semakin memperkuat posisinya sebagai institusi kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi medis global, sekaligus menjadi pelopor inovasi layanan kesehatan di Sumatera dalam menghadirkan solusi pembedahan modern yang lebih aman, presisi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup pasien. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *