oleh

Akses Makin Mudah, Ibu Rumah Tangga Ini Puji Inovasi Antrean Online

-Kesehatan-13 Dilihat

Medan – Ratna Dewi, seorang ibu rumah tangga berusia 39 tahun, baru saja memutuskan untuk mendaftarkan kembali dirinya dan keluarganya menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Keputusan tersebut ia ambil setelah menyadari pentingnya perlindungan kesehatan yang lebih terjangkau dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Ratna dan keluarganya lebih sering menggunakan layanan kesehatan dengan biaya pribadi, tanpa memanfaatkan Program JKN. Namun, kondisi yang kerap membutuhkan kunjungan medis akhirnya membuatnya mempertimbangkan untuk memanfaatkan program tersebut.

“Dulu saya sudah pernah terdaftar di BPJS Kesehatan sekitar tahun 2010. Namun, setelah beberapa waktu, saya sempat tidak melanjutkan kepesertaan. Sekarang, saya ingin kembali mendaftar sebagai peserta mandiri agar keluarga saya mendapatkan perlindungan kesehatan yang lebih baik,” ujar Ratna, Senin (10/02/2025).

Ratna memilih untuk melakukan pendaftaran melalui Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA), yang menurutnya memberikan kemudahan tanpa perlu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan. Proses digital tersebut menjadi solusi bagi banyak masyarakat yang ingin mendaftar tanpa terkendala jarak atau waktu. Selain itu, sistem ini juga meminimalisir antrean panjang sehingga lebih efisien. Dengan adanya inovasi seperti ini, ia merasa bahwa BPJS Kesehatan semakin berkembang dalam memberikan layanan yang lebih praktis dan modern.

“Daftarnya sekarang lebih mudah, saya cukup menggunakan layanan PANDAWA secara online, jadi tidak perlu antre di kantor. Ini sangat membantu, terutama bagi ibu rumah tangga seperti saya yang harus mengurus banyak hal di rumah. Selain itu, prosesnya juga cepat dan tidak membingungkan, jadi saya merasa lebih nyaman saat melakukan pendaftaran tanpa harus keluar rumah,” jelas Ratna.

Keputusan Ratna untuk kembali menjadi peserta Program JKN didorong oleh kebutuhan keluarga akan akses kesehatan yang lebih rutin. Bagi Ratna sekarang, Program JKN merupakan salah satu solusi utama bagi masyarakat dalam memastikan perlindungan kesehatan keluarga. Dengan kepesertaan yang aktif, setiap anggota keluarga dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih terjangkau tanpa harus khawatir terhadap biaya yang besar.

“Sebelumnya kalau berobat, kami pakai umum. Tapi setelah saya pikir-pikir, untuk penyakit yang sering muncul seperti ini, lebih baik kami menggunakan BPJS Kesehatan. Jadi tidak perlu khawatir lagi soal biaya jika sewaktu-waktu butuh pengobatan,” kata Ratna.

Ratna juga mengakui bahwa terdaftar sebagai peserta Program JKN memberikan ketenangan hati dan kepastian dalam menghadapi kemungkinan sakit yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Hal ini menunjukkan bahwa program ini tidak hanya meringankan beban finansial, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dengan memastikan bahwa setiap individu mendapatkan perawatan medis yang mereka butuhkan.

“Saya juga melihat layanan BPJS Kesehatan yang diberikan kepada masyarakat cukup memuaskan. Dari segi akses fasilitas dan pelayanan, saya merasa masyarakat tidak mengalami kendala. Dengan memiliki BPJS Kesehatan, saya jadi memiliki seperti penjaminlah kalau lagi sakit dan juga lebih tenang karena keluarga saya memiliki perlindungan kesehatan yang memadai,” ujarnya.

Ratna juga menuturkan jika pemerintah pun terus berupaya meningkatkan kualitas layanan Program JKN dengan berbagai inovasi, mulai dari digitalisasi pendaftaran hingga penyederhanaan prosedur pelayanan kesehatan. Hal tersebut sekarang dibuktikan dengan berbagai kemudahan yang tersedia, terutama dengan adanya layanan daring. Ratna berharap layanan Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan bisa terus berkembang dan semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (SC03)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *