Satu Tahun Kepemimpinan, Pemkab Dairi Tanam 101 Ribu Pohon Lewat Gerakan Merawat Bumi

Sitinjo – Pemerintah Kabupaten Dairi telah menanam sebanyak 101.000 pohon dalam kurun delapan bulan terakhir melalui program penanaman satu juta pohon yang dicanangkan dalam Gerakan Merawat Bumi.

Hal itu disampaikan Bupati Dairi Vickner Sinaga saat deklarasi satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, yang dirangkaikan dengan pembagian bibit pohon kepada masyarakat, Selasa (3/3/2026) di Hotel Beristera.

Dalam sambutannya, Vickner menjelaskan, dari total 101.000 pohon yang telah tertanam, sebanyak 64.750 bibit sebelumnya telah didistribusikan dan ditanam di berbagai wilayah Kabupaten Dairi. Sementara 36.250 bibit lainnya berasal dari dukungan sejumlah mitra.

Kontribusi tersebut antara lain dari Kodim 0206/Dairi sebanyak 1.050 pohon, Bank Sumut 1.111 pohon, PLN 20.000 pohon, serta PT Dairi Prima Mineral (DPM) 5.000 pohon. Selain itu, Dinas Pendidikan bersama Komunitas Pendopo menyumbangkan 2.200 pohon, Dinas Kesehatan 1.000 pohon, PT Danvi Medilab Perkasa 500 pohon, dan Dinas Lingkungan Hidup 500 pohon.

Dukungan juga datang dari kecamatan, yakni Pegagan Hilir, Sidikalang, dan Sumbul yang masing-masing menyumbang 400 bibit kemiri. Sementara Aliansi Masyarakat Peduli Dairi (AMPEDA) berkontribusi 6.000 bibit kopi, 140 bibit nangka, serta 2.000 bibit kemiri.

Vickner menegaskan, dalam satu tahun masa kepemimpinannya, arah pembangunan Kabupaten Dairi difokuskan pada pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dan berpihak pada generasi mendatang.

“Terima kasih kepada seluruh mitra yang telah bekerja sama dengan Pemkab Dairi dalam menjalankan program Merawat Bumi. Di tengah efisiensi anggaran, mari tetap jeli dan peka terhadap lingkungan sekitar. Kepada masyarakat, jadilah mitra yang baik, kita akan bersama-sama merawat bumi ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Dairi akan terus merespons berbagai masukan dan tanggapan masyarakat terkait program pembangunan yang dijalankan. Budaya dan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif, katanya, akan diterapkan secara bertahap demi mewujudkan Dairi yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, para staf ahli dan asisten, pimpinan OPD, camat, serta masyarakat. (SC-Romi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *