Sumutcyber.com, Samosir – Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Samosir Rohani Bakara memberikan klarifikasi soal share berita Pemkab di media sosial Facebook di laman pribadinya dan WhatsApp grup.
Sebab, beberapa jurnalis Kab. Samosir menyesalkan tindakan tersebut. Apalagi, selama ini, berita Pemkab Samosir dishare di group WhatsApp wartawan Samosir yang dibuat oleh Dinas Kominfo tersebut.
Lalu, wartawan bisa mengambil berita itu dan menyajikannya di media masing – masing, kemudian dishare di berbagai media sosial seperti halnya Facebook.
Kepala Dinas Kominfo Samosir, Rohani Bakara, Jumat (14/5/2021), mengatakan salah satu Tupoksi Kominfo adalah penyebarluasan informasi pembangunan daerah Kabupaten Samosir.
“Kominfo tidak pernah mengambil hak siapapun dalam hal ini, Semakin banyak yang menginformasikan, semakin banyak yang tahu dan semakin banyak saran dan masukan,” ujarnya.
Ditambahkan Rohani Bakara, Kominfo selalu share berita di WA grup wartawan Kominfo dan boleh dikembangkan pers, disertai saran dan masukan. “Marilah saling mendukung, karena informasi itu dinamis. Rapmambaen ma Hita, molo adong akka barita nauli (Mari Sama-sama, kalau ada berita bagus),” tambahnya.
Saat ditanya kenapa bukan dishare di Facebook Pemkab saja, Rohani menjawabnya bahwa di Facebook Pemkab juga dibuat, dan terkait disharenya berita tersebut secara pribadi, Rohani mengklarifikasi untuk mendukung pembangunan di Samosir.
“Lihat Taput, Humasnya sangat aktif di laman pribadinya dan tag teman-temannya, agar temannya baca dan share,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekda Samosir ketika dikonfirmasi salah satu media menyatakan tidak mengetahui masalah ini.
“Wah, saya baru tahu itu. Itu harusnya Kadis Kominfo pro-aktif menyesuaikan, berarti ada kelalaian Kadis Kominfo karena dia penanggungjawabnya,” ujar Jabiat Sagala.
Sekda Samosir ini berjanji akan melakukan evaluasi terhadap kelalaian Kadis Kominfo Samosir ini. “Ini bahan masukan (kelalaian Kadis Kominfo, red) untuk pimpinan kedepannya,” tegasnya
Sebelumnya, seorang jurnalis bernama Fransjul Sianturi dihalaman Facebook nya mengecam serta menyesalkan tindakan Kepala Dinas Kominfo Samosir, Rohani Bakara yang melakukan posting berita-berita Pemerintah Kabupaten Samosir di Medsos Facebook milik pribadinya, sehingga terkesan mengkerdilkan pekerjaan wartawan.
“Kadis Kominfo Samosir jelas mengangkangi kinerja wartawan, selama ini berita Pemkab Samosir dishare di group wartawan Samosir yang dibuat oleh Dinas Kominfo, lalu wartawan bisa mengambil berita dan menyajikan di media masing masing kemudian di share di berbagai media sosial seperti Facebook, nah sekarang, Kadisnya yang buat berita, dia pula yang share di Media Sosial,” ujar Fransjul Sianturi pada Selasa 4 Mei 2021 lalu.
Hal yang sama disampaikan Herbin Sinaga wartawan Medan Pos yang melihat Kadis Kominfo Samosir tidak menghargai kinerja wartawan di Samosir karena langsung memposting berita berita Pemkab Samosir di laman FB milik pribadinya.
“Baiknya berita berita Pemkab Samosir di-posting di group Kominfo saja, lalu rekan rekan wartawan bisa mengedit kembali berita itu dan membuatnya di media masing masing,” kata Herbin.
Ketua IWO Samosir Fernando Sitanggang saat dihubungi menyampaikan, supaya Kadis Kominfo Samosir, Rohani Bakara tidak melakukan share berita di Medsos milik pribadinya karena tidak sesuai dengan kode etik jurnalis.
“Kami minta supaya tindakan meng-share berita di Medsos dihentikan, berita itu adalah karya jurnalistik dan seyogianya biarlah jurnalis yang share dan jurnalis yang mengkreasi menyajikannya,” kata Fernando. (SC-Sawangin Sinurat)





































