Sel. Mei 21st, 2024

Kadis Diskop UKM Perindag Absen, DPRD Medan Kecewa

By Redaksi Apr24,2024
Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Medan membahas Pasar Murah Kota Medan 2024, Selasa (23/4/2024). (Ist)

Medan – Komisi III DPRD Kota Medan kecewa kepada Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kota Medan.

Pasalnya, agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas Pasar Murah Kota Medan 2024 tidak hadir, hanya mengutus staf, Selasa (23/4/2024).

“Kita sangat kecewa kepada Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan yang tidak dapat hadir. Pada hal saat ini kita akan membahas Pasar Murah yang baru-baru ini digelar,” kata Komisi III DPRD Kota Medan, Afif Abdillah.

Turut hadir Mulia Syahputra, Rizki Nugraha dan Dhiyaul Hayati. “Pasar Murah ini setiap tahun digelar, tapi belum sepenuhnya menyentuh masyarakat. Dan tahun ini Pasar Murah yang dibuka oleh Wali Kota Medan benar-benar tidak dirasakan manfaatkan hingga ke masyarakat bawah sesuai harapan Wali Kota Medan sendiri,” katanya.

Disebutkan dari pantauan di lapangan saat pelaksanan Pasar Murah yang digelar di 21 kecamatan, stok Sdmbako sangat cepat habis.

“Pasar Murah ini dibuka pukul 09.00 Wib, tapi pada pukul 09.15 Wib sudah tutup dan barang habis. Faktanya kita melihat stok Sembako seperti beras ada,” kata Afif.

Namun, kata Afif saat dilakukan pemantauan ternyata barang tersebut sudah ada yang memiliki dan dibawa pulang.

“Jadi yang membeli bukan masyarakat, tapi oknum. Ini real temuan di lapangan. Padahal sumber anggaran dari APBD yang seharusnya untuk masyarakat, tapi justru masyarakat tidak merasakan Pasar Murah,” ucapnya.

Krititikan juga disampaikan oleh Mulia Syahputra bahwa Pasar Murah di Kota Medan tidak terlaksana dengan baik.

“Pasar Murah yang digelar paling parah. Slogan Medan Berkah tidak berjalan karena dinikmati oknum bukan rakyat,” kata Mulia.

Dalam hal ini, politisi Gerindra itu menilai Kadis Diskop UKM Perindag tidak menjalankan apa yang sudah diprogramkan oleh Wali Kota Medan.

“Diskop UKM Perindag benar-benar lalai, padahal program ini paling bagus. Dan kadisnya jangan hanya awasi atau menghadirkan kegiatan seremoni ibu-ibu PKK saja.Tapi program Pasar Murah tidak diawasi,” katanya.

Kegiatan rapat dengar pendapat tersebut ditunda dan akan dilakukan penjadwalan ulang menghadirkan Kadis Diskop UKM Perindag. (SC-Ndo)

By Redaksi

Related Post