Presiden Jokowi saat mengumumkan enam calon menteri Kabinet Indonesia Maju. (Sumber: Twitter @jokowi)

Sumutcyber.com, Medan – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik enam menteri baru sebagai bagian dari perombakan Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Namun, satu dari enam menteri yang dilantik yaitu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang tidak berprofesi dari tenaga kesehatan (Nakes).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumut dr Edy Ardiansyah SpOG mengatakan penunjukan menteri kesehatan dari luar profesi kedokteran tidak ada masalah. “Ya boleh-boleh saja, karena ada beberapa negara luar yang diketahui menteri kesehatannya tidak dari kalangan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Dokter spesialis obgyn ini mengaku IDI tidak ada memiliki peran dalam pemilihan menteri kesehatan. Pihaknya juga tetap memberikan masukan-masukan kepada Presiden agar sosok menteri kesehatan yang diambil dari tenaga kesehatan. “Tapi keputusan itu tetap kepada Presiden sendiri,” ujarnya.

Namun demikian, ia berharap manajemen menteri kesehatan yang baru ini memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat lebih baik. “Semoga beliau mampu memberikan pelayanan kesehatan untuk kedepannya dan tidak mewarnai hal yang tak benar, seperti menimbulkan pemikiran diluar jangkauan pelayanan dari kesehatan itu sendiri,” tuturnya.

Sedangkan Ketua IDI Medan dr Wijaya Juwarna MKed (ORL-HNS) SpTHT-KL mengatakan penunjukan Menteri Kesehatan RI merupakan hak prerogatif Presiden yang tentunya telah mempertimbangkan segala aspek demi peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Sebagian kecil negara di dunia seperti Singapura, Menkes-nya juga tidak berprofesi dokter. Sebagian besar juga masih mempercayakan para dokter menjadi Menkes,” ujarnya.

Pada kesempatan ini pihaknya berharap pelayanan kesehatan ke depannya di Indonesia lebih baik menghadapi pandemi Covid-19. “Kita hanya berharap bahwa BPJS Kesehatan dan seluruh aspek pelayanan kesehatan dapat lebih baik lagi kedepannya,” tutupnya. (SC03)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *