Sumutcyber.com, Pakpak Bharat – Jelang pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak gelombang tiga Kabupaten Pakpak Bharat 2021, seluruh calon kepala desa (Cakades) menyatakan dan menandatangani ikrar deklarasi damai.
Kegiatan berlangsung di Balai Diklat,Cikaok, kec STTU Julu pada Kamis (25/11/21) disaksikan Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor.
Turut menyaksikan, Ketua DPRD Pakpak Bharat Hotma Ramles Tumangger, Asisten 1 Pemerintahan Tikki Angkat, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Rocky H. Marpaung, Danramil 07/Salak Kapten CZi M.Tambunan, Kajari Dairi dan ketuaetua Pengadilan Negeri Sidikalang.
Pilkades serentak dijadwalkan berlangsung 7 Desember 2021 mendatang. Sebanyak 30 desa di 8 kecamatan menggelar pilkades, dengan total cakades 96 orang.
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor di kesempatan itu mengimbau seluruh Cakades untuk bersaing secara sehat untuk mewujudkan pemilihan yang damai, jujur, bebas, adil dan rahasia.
“Mari memupuk jiwa sportivitas sehingga pilkades berjalan aman, tertib, dan lancar,” pesan Franc Bernhard.
Ia juga menegaskan, deklarasi damai bukan sebatas acara seremonial, tapi untuk menunjukkan komitmen para calon dan seluruh pihak yang terlibat.
“Keberhasilan penyelenggaraan pilkades sangat ditentukan kerja sama dan koordinasi seluruh pihak, baik calon kepala desa, panitia, pengamanan. Mari jaga pelaksanaan pilkades yang baik sesuai aturan yang ada,” lontarnya.
Imbauan senada disampaikan Ketua DPRD Pakpak Bharat Hotma Ramles Tumangger meminta seluruh cakades berkomitmen melaksanakan pesta demokrasi dengan baik, tertib, dan aman.
“Pilkades bertujuan melahirkan kades amanah. Insya Allah pilkadesnya yang baik dan jujur akan menghasilkan pemimpin yang amanah. Untuk itu tegakkan aturan, hindari politik uang dan cara-cara yang tidak benar,” kata Hotma.
Sementara itu Kapolres Pakpak Bharat AKBP Rocky H Marpaung juga mengingatkan cakades dan seluruh pihak untuk mengikuti pilkades dengan baik dan sportif.
“Jangan ada upaya memberi informasi hoaks yang berpotensi menimbulkan gesekan dan memecah belah,” kata Rocky.
Ia juga berharap para cakades untuk siap menang dan kalah. “Menang kalah legowo, bila ada permasalahan, koordinasikan dengan pihak terkait. Jangan ada kejadian yang menimbulkan kerawanan kamtibmas,” tandasnya.
Disampaikannya pula, berhubung karena kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir, pelaksanaan pilkades harus tetap menerapkan protokol kesehatan.
Deklarasi Pilkades serentak damai ini dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak, Saslian sinamo,para camat pelaksanan pilkades, serta pejabat kades dan ketua BPD terkait. (SC-Dem)




































