Peringatan Hari Otda ke-30 di Dairi Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Pemerataan Pembangunan

Dairi – Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 di Kabupaten Dairi, Senin (27/4/2026), menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik serta mempercepat pemerataan pembangunan.

Upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Dairi itu dihadiri jajaran pemerintah daerah. Sambutan Bupati Dairi dibacakan oleh Asisten Perekonomian, Junihardi Siregar.

Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa otonomi daerah menjadi kunci dalam menghadirkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok daerah.

Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, Pemerintah Kabupaten Dairi berkomitmen menyelaraskan delapan pilar pembangunan nasional dengan visi pembangunan daerah.

Visi tersebut menitikberatkan pada terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing melalui pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Dalam pidato itu juga disampaikan bahwa tiga dekade pelaksanaan desentralisasi bukan sekadar perjalanan waktu, melainkan pengingat bahwa otonomi daerah merupakan instrumen strategis untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemerataan pembangunan infrastruktur hingga tingkat kecamatan, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan daya saing daerah melalui inovasi pelayanan publik dan penguatan sumber daya manusia.

Pada kesempatan itu, turut disampaikan capaian yang diraih Pemerintah Kabupaten Dairi. Dairi berhasil meraih peringkat ketiga tingkat kabupaten se-Regional Sumatera dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, khususnya dalam kategori penurunan tingkat pengangguran.

Tingkat pengangguran di Kabupaten Dairi berhasil ditekan dari 1,43 persen pada 2024 menjadi 1,21 persen pada 2025. Atas capaian tersebut, pemerintah daerah juga memperoleh insentif fiskal.

“Prestasi ini adalah hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Dairi,” kata Junihardi.

Meski demikian, pemerintah daerah mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar tidak cepat berpuas diri. Tantangan ke depan dinilai masih besar sehingga diperlukan kerja keras berkelanjutan, inovasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (SC-Romi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *