Bupati Dairi Motivasi Pemulihan Dampak MBG di SMK Swasta HKBP Sidikalang, Tanam 50 Pohon Alpukat

Sidikalang – Bupati Dairi Vickner Sinaga memberikan motivasi pemulihan dampak MBG kepada siswa SMK Swasta HKBP Sidikalang sekaligus melakukan penanaman 50 batang pohon alpukat bersama Yayasan Pendidikan HKBP Sidikalang, Senin (2/3/2026). Kegiatan berlangsung di Gedung Sekolah Minggu HKBP Sidikalang dan diawali dengan ibadah singkat yang diikuti siswa SMK, SMP, dan SD Swasta HKBP Sidikalang serta para orang tua siswa.

Dalam sambutannya, Bupati Vickner Sinaga menyampaikan bahwa kejadian beberapa waktu lalu tidak hanya terjadi di HKBP Sidikalang, tetapi juga di sejumlah sekolah di Indonesia. Menurutnya, terdapat hikmah dan pelajaran penting yang dapat dipetik dari peristiwa tersebut.

“Hikmahnya adalah kita melihat ada kebersamaan antara guru, murid, dan orang tua. Kejadian tersebut membuat kita bisa menjalin silaturahmi dan ikatan batin semakin erat,” ujar Bupati yang hadir bersama Ketua TP PKK Dairi, Rita Puspita Vickner Sinaga.

Ia juga menegaskan bahwa musibah yang terjadi tetap dipantau perkembangannya meski dirinya sedang menjalankan tugas dinas di Jakarta. Peristiwa tersebut, katanya, menunjukkan bahwa Kabupaten Dairi mampu menangani situasi tanggap darurat dengan koordinasi yang baik.

“Saya ingin sekolah ini berbeda dari yang lain. Sekolah ini telah melahirkan generasi hebat yang sudah berkarya bagi bangsa dan negara. Untuk anak-anak, lakukan tugas dengan baik dan tingkatkan disiplin. Untuk MBG, sudah ada tim yang menangani, kami akan terus memonitor dan memantau dengan ketat setiap prosesnya. Mari percayakan kepada para petugas dan guru, serta saling mengingatkan. Masih banyak hal yang harus kita kerjakan, Dairi untuk Dairi, Dairi untuk Provinsi, Dairi untuk NKRI,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Swasta HKBP Sidikalang, Melanton Sirait, menyampaikan bahwa sebanyak 186 siswa terdampak MBG dan menjalani perawatan di fasilitas kesehatan sejak 10 Februari hingga 16 Februari 2026.

“Terima kasih atas kolaborasi dalam penanganan kasus ini, unsur satgas MBG, pihak rumah sakit dan puskesmas yang mengobati. Sungguh luar biasa pelayanan yang diberikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tanpa kerja sama yang solid dari berbagai pihak, penanganan kasus tersebut akan sulit dilakukan secara maksimal. Kepada para orang tua, pihak sekolah juga menegaskan komitmennya dalam memberikan perhatian dan penanganan terbaik bagi para siswa.

“Tanpa kerja sama yang luar biasa tentu akan sulit bagi kami untuk menangani hal tersebut. Kepada para orang tua, kami sampaikan jangan ada lagi pernyataan bahwa pihak sekolah tidak memperhatikan anak-anak. Kami dari pihak sekolah sudah berupaya semaksimal mungkin melakukan tindakan dan penanganan dengan cepat,” tambah Melanton.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan OPD yang mendampingi Bupati Dairi serta Ketua Pembina Yayasan Pendidikan HKBP Sidikalang, Lubrin Siahaan. (SC-Romi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *