BNPB dan Menko Polkam Bahas Sinergi Penanganan Karhutla

Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melakukan audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago di Jakarta, Rabu (24/9). Pertemuan membahas evaluasi bencana dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam pertemuan itu, Suharyanto memaparkan data bencana periode 2021–2024 yang 76 persen didominasi banjir dan cuaca ekstrem. Namun fokus utama diskusi adalah pengendalian karhutla di enam provinsi prioritas sesuai Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 dan Keputusan Menko Polkam Nomor 29 Tahun 2025.

“Sinergi ini penting agar setiap kementerian dan lembaga bergerak selaras, tidak jalan sendiri-sendiri,” ujar Suharyanto.

BNPB melaporkan bahwa kondisi karhutla 2025 relatif terkendali berkat operasi darat, operasi udara, dan penegakan hukum. Atas capaian tersebut, Kemenko Polkam memutuskan membubarkan Desk dan Satgas Karhutla, dengan pengendalian dilanjutkan oleh masing-masing kementerian dan lembaga.

Meski demikian, Menko Polkam mengingatkan agar kewaspadaan tetap dijaga. “Pencapaian ini patut diapresiasi, tapi jangan sampai membuat kita lengah,” kata Chaniago.

Suharyanto sependapat. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi El Nino berikutnya yang diperkirakan terjadi pada 2027.

Pertemuan ditutup dengan komitmen memperkuat koordinasi pusat dan daerah, serta melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan dini. (SC02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *