Sofyan Tan Ajak Jurnalis Jadi Perpanjangan Tangan Cari Sekolah Rusak untuk Direvitalisasi

Medan – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, mengajak para jurnalis yang selama ini menjadi sahabat perjuangannya untuk turut berperan mencari sekolah-sekolah yang rusak hingga ke pelosok daerah agar dapat dibantu melalui program revitalisasi dan rehabilitasi.

Ajakan tersebut disampaikan Sofyan Tan saat menggelar diskusi sekaligus buka puasa bersama puluhan jurnalis di kediamannya di Jalan Sei Batanghari, Medan, Sabtu (7/3).

“Sekolah-sekolah yang rusak dan membutuhkan revitalisasi atau rehabilitasi silakan diajukan. Teman-teman jurnalis bisa menjadi perpanjangan tangan untuk menyampaikan informasi tersebut,” kata Sofyan Tan.

Ia menjelaskan, pada periode ketiganya sebagai anggota DPR RI, dirinya terus mendorong pemerataan program pendidikan. Tidak hanya di daerah pemilihan (dapil), tetapi juga menjangkau berbagai daerah lain di Sumatera Utara.

Menurutnya, bantuan revitalisasi sekolah tidak lagi hanya difokuskan pada Dapil Sumut I yang meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Kota Tebing Tinggi, tetapi juga telah menjangkau daerah lain seperti Asahan, Tanjungbalai, Labuhanbatu, hingga Pematangsiantar.

Sofyan Tan menilai pemerataan kualitas pendidikan merupakan kunci penting untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju. Melalui program revitalisasi tersebut, diharapkan tidak ada lagi sekolah yang mengalami kerusakan, termasuk yang berada di wilayah pelosok.

“Program ini sudah berjalan sejak 2025 dan hingga saat ini sudah ada 42 sekolah yang mendapatkan bantuan revitalisasi,” ungkapnya.

Selain program revitalisasi sekolah, Sofyan Tan juga memastikan program beasiswa seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah tetap berlanjut pada tahun 2026.

Ia juga membuka ruang bagi para jurnalis yang saat bertugas di lapangan menemukan siswa dari keluarga kurang mampu yang mengalami kesulitan biaya pendidikan untuk segera diusulkan agar dapat memperoleh bantuan beasiswa melalui jalur aspirasi.

Menurut Sofyan Tan, pendidikan merupakan jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tidak ada cara lain untuk mengubah nasib seseorang dari lingkar kemiskinan menuju kehidupan yang lebih sejahtera selain melalui pendidikan,” ujarnya.

Melalui peran jurnalis yang aktif turun ke lapangan dan memiliki akses terhadap informasi yang akurat, ia berharap semakin banyak bantuan program pendidikan yang dapat disalurkan tepat sasaran.

Dalam acara buka puasa bersama tersebut turut hadir Anggota Dewan Pembina Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM) Felix Iskandar Harjatanaya, Ketua YPSIM Finche Kosmanto, Rektor Universitas Satya Terra Bhinneka Bobby Christian Halim, serta sejumlah jurnalis dan fotografer senior di Kota Medan. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *