Medan – Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumatera Utara, HM Nezar Djoeli, S.T., mendukung sikap tegas Ketua PSI NTB periode 2019–2024, Dian Sandi Utama (DSU), yang menyatakan bahwa ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah asli dan sah sesuai peraturan dan hukum yang berlaku.
“Kami di Sumatera Utara mendukung penuh langkah Bro Dian Sandi Utama yang berani membuka tabir kebenaran soal ijazah Pak Jokowi. Dari Sumut, kami juga mengajak rakyat Indonesia untuk tidak terpengaruh isu-isu yang bisa memecah belah keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara yang telah kita jaga sejak berdirinya NKRI,” ujar Nezar Djoeli kepada wartawan di Medan, Jumat (30/5/2025).
Nezar menegaskan, sosok Jokowi adalah Bapak Bangsa yang telah memimpin Indonesia selama dua periode, dengan pengorbanan dan pengabdian yang besar terhadap negara.
“Soal ijazah, itu sesuatu yang mustahil dipalsukan hanya demi kepentingan pribadi. Dibandingkan dengan pengabdian Pak Jokowi, isu dan propaganda soal ijazah sungguh menyedihkan,” tambahnya.
Nezar juga menyampaikan bahwa Dian Sandi Utama merasa khawatir terhadap upaya sistematis yang dilakukan oleh kelompok tertentu untuk menyerang Jokowi dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan nasional.
“Bro Dian mengungkapkan kekhawatirannya setelah dipanggil langsung oleh Pak Jokowi. Ia menilai ada grand design besar untuk memecah belah bangsa melalui serangan-serangan tidak berdasar. Ini patut diwaspadai,” kata Nezar.
Ia menambahkan, bila kepolisian, pengadilan, dan hasil survei masyarakat sudah menyatakan ijazah Presiden Jokowi sah, maka masih ada kemungkinan kelompok-kelompok tertentu tidak puas dan terus menyerang.
“Yang diserang bukan hanya Pak Jokowi, tetapi bisa menjalar ke Pak Prabowo yang kini tengah berjuang memajukan bangsa dan memperbaiki ekonomi. Ini bisa mengancam keutuhan bangsa,” tegasnya.
Menurut Nezar, tujuan kelompok-kelompok ini adalah menggerus kepercayaan rakyat terhadap hasil demokrasi yang sah. “Kita bisa melihat, orang-orangnya itu-itu saja, meski tidak perlu disebutkan namanya,” ujarnya.
Ia mengingatkan, tindakan provokatif semacam ini dapat menghambat pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, Nezar mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak tinggal diam.
“Saya yakin Presiden Prabowo akan merangkul semua pihak yang memiliki kapabilitas dan komitmen baik demi kemajuan bangsa,” ucapnya.
Nezar menutup pernyataannya dengan menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat dan responsif yang diambil oleh Dian Sandi Utama.
“Apa yang dilakukan Bro Dian patut diapresiasi. Kami di Sumut merasa bertanggung jawab untuk ikut meyakinkan masyarakat, sebagaimana yang disampaikan sahabat kami dari NTB,” pungkasnya. (SC03)




































