Pencarian Dua Korban Kecelakaan Mobil Innova di Sungai Lae Kombih Dihentikan Sementara

Pakpak Bharat – Upaya pencarian dua korban kecelakaan lalu lintas tunggal yang diduga jatuh ke aliran Sungai Lae Kombih resmi dihentikan sementara setelah tujuh hari pencarian tanpa membuahkan hasil.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 30 Maret 2026 sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, mobil jenis Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi BK 1213 SP yang dikemudikan Rudi Simanjuntak bersama istrinya, Risma Tumangger, diduga terjun ke jurang hingga masuk ke sungai di Jalan Dusun Buludidi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat.

Dalam konferensi pers di hadapan keluarga korban, Senin (6/4/2026), Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan melalui Kapolsek Sukaramai AKP Sukanto Berutu menyampaikan penghentian sementara pencarian tersebut.

Dalam keterangannya, AKP Sukanto Berutu bersama Danru Basarnas Sumut Romy Ersa menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia menjelaskan, tim gabungan yang terdiri dari Polres Pakpak Bharat, Basarnas Sumut, BPBD Kabupaten Pakpak Bharat, BPBD Subulussalam, serta masyarakat telah melakukan pencarian intensif selama tujuh hari terhadap kedua korban.

Namun, berbagai kendala di lapangan menjadi hambatan utama. Medan lokasi yang curam serta kondisi sungai dengan arus deras—terutama saat hujan yang meningkatkan debit air—menyulitkan proses pencarian.

“Berbagai upaya telah dilakukan secara maksimal, namun hingga saat ini kedua korban belum berhasil ditemukan. Jika ada penambahan waktu pencarian, tim gabungan siap kembali turun ke lokasi,” ujar AKP Sukanto Berutu.

Meski pencarian dihentikan sementara, pihak kepolisian dan instansi terkait tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian dengan berkoordinasi bersama masyarakat setempat.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan agar kedua korban segera ditemukan,” tambahnya.

Sementara itu, pihak keluarga korban menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim yang telah terlibat dalam proses pencarian. Mereka berharap upaya pencarian dapat kembali dilanjutkan hingga kedua korban ditemukan. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *