Pakpak Bharat – Memasuki hari kelima, pencarian korban kecelakaan mobil minibus jenis Toyota Innova yang jatuh ke aliran Sungai Lae Kombih, Kabupaten Pakpak Bharat, masih belum membuahkan hasil, Sabtu (4/4/2026).
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Pakpak Bharat, Basarnas, Tagana, Polres Pakpak Bharat, Polres Subulussalam, serta BPBD Subulussalam terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Upaya pencarian dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penyisiran menggunakan perahu karet, pemantauan di darat, hingga penggunaan drone untuk menjangkau area yang sulit diakses.
Fokus pencarian saat ini masih berada di sekitar lokasi awal kejadian hingga ke wilayah hilir sungai, yang diduga menjadi jalur hanyutnya korban akibat derasnya arus.
Sebelumnya, sebuah minibus Toyota Innova yang ditumpangi sepasang suami istri, Rudi Simajuntak dan Risma Tumangger, mengalami kecelakaan tunggal dan terjun ke Sungai Lae Kombih pada 30 Maret 2026. Hingga kini, keberadaan kedua korban masih belum diketahui.
Kendala utama yang dihadapi tim di lapangan adalah derasnya arus sungai serta kondisi air yang keruh, sehingga menyulitkan proses pencarian.
Tim gabungan menyatakan akan terus melanjutkan pencarian dengan memperluas area penyisiran dan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada. Sementara itu, pihak keluarga korban diimbau untuk tetap bersabar dan mempercayakan proses pencarian kepada tim yang bertugas. (SC-Romi)




































