Toba – Sarana fasilitas kesehatan yang mumpuni akan memperkuat integrasi pelayanan kesehatan primer, sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Oleh karenanya, dibutuhkan upaya peningkatan seluruh unit sarana fasilitas kesehatan, yakni Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), Puskesmas Pembantu (Pustu), Puskesmas hingga Rumah Sakit.
Hal ini menjadi atensi Pemerintah Kabupaten Toba yang terus berupaya meningkatkan ketersediaan anggaran pembiayaan melalui APBD, APBD Provinsi hingga APBN.
Untuk anggaran tahun 2025, terdapat dua unit puskesmas yang direhabilitasi, ditambah beberapa Poskesdes dan Pustu di sejumlah wilayah Toba yang mendapatkan alokasi anggaran rehabilitasi dan peningkatan sarana prasarana, salah satunya Poskesdes Sidulang Laguboti. Selain itu, ada satu paket pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat.
“Peningkatan sarana dan prasarana kesehatan ini tentunya akan mendukung pelayanan kesehatan yang semakin baik kepada masyarakat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Freddi Seventry Sibarani, saat dikonfirmasi, Jumat (3/10/2025).
Bidan Desa Poskesdes Sidulang, Piwardani, menyambut baik rehab dan pemeliharaan Poskesdes Sidulang yang akan segera rampung. Menurutnya, sarana dan prasarana yang memadai akan mendukung pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Sementara itu, pihak rekanan pelaksana rehab Poskesdes Sidulang, Walman Simanjuntak, mengatakan progres pekerjaan sudah mencapai 90 persen. Sesuai kontrak, pekerjaan akan rampung pada November 2025 mendatang, dengan nilai anggaran sebesar Rp195,1 juta yang bersumber dari APBD Pemkab Toba tahun anggaran 2025.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan, Untung Sirait, berharap pihak rekanan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak yang telah disepakati, sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat kembali berlangsung pasca pekerjaan selesai. (SC-JT)





































