Sidikalang – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga)/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Wihaji, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Dairi, Kamis (4/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wihaji bertemu dengan ratusan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Balai Budaya Sidikalang.
Kedatangan Menteri Wihaji bersama rombongan disambut Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat. Sebagai bentuk penghormatan, Wihaji dikenakan pakaian adat Pakpak saat tiba di lokasi kegiatan.
Dalam agenda tersebut, Wihaji berdialog dengan sekitar 800 kader TPK dari Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat. Pertemuan itu difokuskan pada upaya percepatan penurunan stunting, penguatan Program Bangga Kencana, serta pemenuhan gizi anak sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Di hadapan para kader, Wihaji mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap program pembangunan keluarga. Menurutnya, pemenuhan gizi sejak dini menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan bebas stunting.
“Kualitas sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dari keluarga. Karena itu, pemenuhan gizi dan pendampingan keluarga menjadi langkah penting untuk menciptakan generasi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan keluarga merupakan fondasi utama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
Sementara itu, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan bahwa kebijakan efisiensi anggaran turut memengaruhi pelaksanaan sejumlah program pembangunan daerah, termasuk program peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Meski demikian, kata Vickner, kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen Pemerintah Kabupaten Dairi untuk mendukung berbagai Program Strategis Nasional (PSN).
“Walaupun dengan keterbatasan anggaran, Kabupaten Dairi tetap berupaya mendukung program nasional. Saat ini Dairi menjadi salah satu penerima program Sekolah Rakyat dan telah memiliki 38 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memberikan dampak positif, termasuk membantu mengurangi angka pengangguran,” katanya.
Kunjungan kerja Menteri Wihaji tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan keluarga, percepatan penurunan stunting, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Dairi dan Pakpak Bharat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin, Kepala Kejaksaan Negeri Dairi Bima Yudha Asmara, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, para pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya. (SC-Romi)




































