Medan – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution ‘menitipkan’ masyarakat Sumatera Utara kepada seluruh rumah sakit yang tergabung dalam PERSI (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) agar dilayani dan diperlakukan dengan baik.
Hal itu disampaikannya saat membuka Seminar Perumahsakitan dan Medan Hospital Expo 2026 yang digelar Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Sumut di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan, Selasa (10/2/2026).
“Rumah sakit itu tempat yang didatangi masyarakat kami, rakyat kami, saat kondisi mereka tidak baik-baik saja. Saya titip mereka, tolong layani mereka dengan baik, perlakukan dengan baik. Minimal masyarakat bisa tenang ketika masuk rumah sakit, jangan sampai masuk rumah sakit justru emosinya makin bergejolak,” tegas Bobby.
Selain melayani masyarakat lokal, Bobby melihat potensi besar RS di Sumut untuk mendatangkan pasien dari luar negeri jika mutu layanan rumah sakit terus ditingkatkan. “Jarak kita dengan negara tetangga sangat dekat. Kita berpotensi mendatangkan pasien luar negeri. Manfaatkan peluang ini dengan meningkatkan kualitas layanan,” ucapnya.
Bobby bahkan menyampaikan perbandingan dengan negara tetangga. Menurutnya, jarak Sumatera Utara dengan negara lain sangat dekat, sehingga kualitas layanan kesehatan harus terus ditingkatkan agar masyarakat tetap memilih berobat di daerah sendiri.
“Kalau kita buat program BPJS Plus atau buat program diperbolehkan berobat ke negara tetangga yang dibiayai pemerintah, saya yakin warga Sumut akan lari berobat ke sana. Tapi yang kita mau, walaupun diperbolehkan berobat ke luar negeri, masyarakat tetap memilih berobat di sini,” katanya.
Ia juga mengingatkan rumah sakit agar tidak main-main dalam memberikan pelayanan. Bobby menegaskan tidak segan mencabut ijin atau mengambil langkah tegas terhadap rumah sakit yang berulang kali tidak memberikan pelayanan optimal kepada pasien Sumatera Utara.
Seminar Perumahsakitan XVI juga membahas berbagai isu strategis, di antaranya transformasi layanan rujukan berbasis kompetensi, pengembangan teknologi dan digitalisasi kesehatan, tantangan bisnis perumahsakitan dalam transformasi kesehatan, pengalaman staf dan pasien (staff and patient experience), serta strategi rumah sakit dalam meningkatkan daya saing yang berkelanjutan.
Selain seminar dan workshop, PERSI Sumut turut menggelar Medan Hospital Expo XIV, yakni pameran alat kesehatan yang bertujuan memperkenalkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) terkini di bidang kesehatan kepada para peserta.
Panitia juga menyiapkan enam workshop tematik, meliputi Penguatan Implementasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Talent Management dan Primary Nursing, Persiapan Dokumen Reakreditasi Rumah Sakit Tahun 2026, Perhitungan Unit Cost Rumah Sakit Berbasis SIMRS, serta Workshop iDRG untuk akurasi koding diagnosis dan prosedur. (SC03)




























