Medan – Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Program Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan (Leadership Seminar) bertajuk “Narasi Besar Indonesia: Peran Strategis USU dan Sumatera Utara untuk Masa Depan Bangsa” dengan menghadirkan strategic transformation coach Muhammad Furqan Alfaruqiy.
Kegiatan yang digelar di kampus USU, kemarin, ini menjadi ruang refleksi strategis mengenai pentingnya penguatan arah besar Indonesia menuju Indonesia Emas 2045, khususnya dalam menghadapi perubahan geopolitik, geoekonomi, transformasi teknologi, serta kompetisi global yang semakin dinamis.
Dalam pemaparannya, Muhammad Furqan Alfaruqiy menegaskan pentingnya membangun kembali grand narrative Indonesia melalui pembacaan perjalanan sejarah bangsa, tantangan global masa depan, serta urgensi penguatan kualitas sumber daya manusia berbasis budaya, ilmu pengetahuan, dan kepemimpinan strategis. Menurutnya, narasi besar Indonesia juga harus mampu memperkuat semangat kolaborasi lintas sektoral menuju Indonesia Emas 2045.
“Indonesia memerlukan penguatan kembali narasi kolektif kebangsaan agar transformasi pembangunan tidak semata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan karakter, budaya inovasi, kapasitas kepemimpinan, dan ketahanan peradaban bangsa,” ujarnya.
Furqan yang pernah menjabat sebagai VP Director IBIS Dharma Nusa (1996-1998), bagian dari IBISWorld, juga menyoroti posisi strategis Sumatera Utara sebagai salah satu simpul penting masa depan Indonesia. Potensi tersebut dinilai kuat dari sisi geoekonomi, keberagaman sosial, hingga pengembangan ekosistem riset dan industri berbasis inovasi di wilayah barat Indonesia.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal konsolidasi gagasan besar dalam pengembangan SDM, riset strategis, dan transformasi industri berbasis inovasi di Sumatera Utara yang akan terus diperkuat melalui forum akademik, kolaborasi lintas sektor, serta berbagai inisiatif strategis berkelanjutan.
Acara dibuka oleh Rektor USU, Muryanto Amin, yang diwakili Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, dan Sistem Informasi, Muhammad Arifin Nasution.
Dalam sambutannya, Muhammad Arifin Nasution menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab penting dalam menyiapkan SDM unggul, adaptif, dan berdaya saing guna menghadapi tantangan masa depan Indonesia.
Kegiatan yang dipandu Dekan Fakultas Pertanian USU, Rulianda Purnomo Wibowo, itu diikuti peserta dari berbagai unsur akademik di lingkungan USU. (SC08)




































