T-shirt Peace For All Uniqlo Hadirkan Lima Desain Baru Filosofis

Sumutcyber.com, Jakarta – Perusahaan ritel global asal Jepang, UNIQLO hari ini mengumumkan peluncuran lima desain terbaru untuk proyek T-shirt PEACE FOR ALL yang masih berlangsung sampai saat ini yang akan tersedia secara global, termasuk di Indonesia. Proyek ini menampilkan T-shirt dengan desain yang mengekspresikan harapan untuk perdamaian, dibuat oleh kolaborator sukarelawan yang memiliki kedekatan dengan UNIQLO. Koleksi baru ini akan tersedia mulai Jumat, 15 Maret 2024.

UNIQLO meluncurkan proyek PEACE FOR ALL pada tanggal 17 Juni 2022 sebagai langkah nyata untuk berkontribusi dalam menciptakan perdamaian global. Fast Retailing, perusahaan induk UNIQLO, menyumbangkan keuntungan dari penjualan T-shirt ini kepada tiga organisasi internasional yang memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak kemiskinan, diskriminasi, kekerasan, dan konflik. Di Indonesia, sebagian hasil penjualan T-shirt PEACE FOR ALL didonasikan kepada Save the Children Indonesia (Berdasarkan Keputusan Kementerian Sosial nomor 176/5.5/PI.02/02/2024) untuk mencegah kemiskinan, diskriminasi, kekerasan, dan konflik di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Koleksi terbaru PEACE FOR ALL menampilkan lima desain baru yang segar, ceria dan penuh semangat  dari para kolaborator yang berasal dari berbagai latar belakang.

1. Karakter kesayangan Finlandia, Moomin, hadir pada T-shirt pink, tampil menggemaskan melukiskan kata “PEACE” dengan menggunakan kuas.

2. Ahli anatomi Jepang, Takeshi Yoro, penulis buku terlaris “Baka no Kabe” (“Tembok Orang Bodoh”), membuat desain yang menampilkan foto kucing kesayangannya, Maru, disertai kalimat “Harapan berarti kita bisa berubah.”

3. Seniman legendaris asal New York, mendiang Jason Polan, hadir dengan desain ilustrasi unik yang muncul dari kantong T-shirt.

4. Ahli Kaligrafi legendaris, Hakujyu Kuiseko, hadir dengan desain tegas dan tulisan Jepang yang bermakna “Jika kau perbesar lingkaran, itu adalah dunia. Jika kau perkecil, itu adalah ego.”

5. Novelis Amerika kelahiran Afghanistan, Khaled Hosseini, yang pernah menjadi pengungsi dan kini menjadi Duta Besar Goodwill untuk UNHCR, Badan Pengungsi PBB untuk Pengungsi, sekaligus penulis cerita terlaris “The Kite Runner”, menampilkan desain elegan dengan pesan “Perdamaian adalah kebaikan tertinggi kita”.

Secara global sumbangan dari proyek PEACE FOR ALL telah digunakan untuk mendukung berbagai proyek amal, termasuk bantuan kemanusiaan darurat untuk melindungi kehidupan para pengungsi di seluruh dunia, memastikan anak-anak yang terkena dampak dari konflik dan bencana terlindungi dari bahaya, dan menjadi bantuan dalam mencegah pernikahan dini.  

Komentar Kolaborator

Moomin (Novel, Buku Bergambar, Komik)

“Moominvalley adalah lembah kedamaian. Trove Jansson, pencipta Moomin, adalah seorang pasifis yang bersemangat, dalam cerita Moomin ia menciptakan utopia yang berpusat di sekitar keluarga Moomin yang ramah dan toleran. Cerita-cerita tersebut menampilkan beragam karakter, masing-masing memiliki kualitas keunikannya masing-masing. Meskipun atau mungkin karena perbedaannya, mereka semua dapat hidup berdampingan secara damai antara satu sama lain.”

Takeshi Yoro (Ahli Anatomi)

“Fokus pada konsep perdamaian yang masuk akal. Dengan begitu banyak dunia yang mencari perdamaian, bagaimana bisa sebaliknya? T-shirt ini merupakan persembahan untuk mendiang kucing saya, Maru. Saat kucing liar mengambil makanannya, Maru tidak marah hingga beberapa menit kucing tersebut pergi. Mengisahkan seekor kucing yang tidak bisa melawan, meskipun itu yang terbaik. Waktunya telah tiba untuk memberikan perhatian penuh pada perdamaian.”

Jason Polan (Seniman)

“Stronger Together digambar di Fifth Avenue, Manhattan pada 21 Januari 2017. Karya ini adalah bagian dari Every Person in New York, sebuah proyek yang dimulai Jason Polan sejak 4 September 2008, yang kemudian dikompilasikan dalam dua buku: Every Person in New York dan Every Person in New York Volume 2. Jason menggambar orang-orang yang ia lihat setiap hari, dan setiap malam ia memindai gambar-gambar tersebut lalu mengunggahnya ke blog miliknya. Jason tahu ia tidak akan pernah bisa menyelesaikan proyek ini seluruhnya, tetapi ia tidak keberatan dengan hal tersebut. Ia suka dengan gagasan ini akan menjadi proyek yang bisa dikerjakan selamanya.”

Hakujyu Kuiseko (Ahli Kaligrafi)

“Berdirilah di tanah dan gambar lingkaran di sekelilingmu. Jika kamu membuat lingkaran semakin besar, itu akan menjadi semakin luas ke alam semesta, tapi jika kau memperkecilnya, maka akan semakin masuk ke dalam diri. Sebuah lingkaran yang digambar dalam satu tarikan garis memberi tahu hal-hal kehidupan, juga tentang kondisi hati. Pada intinya, hati kita murni, tidak ternoda dan bebas. Maka apa yang kamu lihat?”

Khaled Hosseini (Novelis)

“Saya tumbuh besar dengan bermain layang-layang sebelum perang Afganistan dan dalam pikiran saya, saya mengasosiasikannya dengan perdamaian. Desain saya menjadi sebuah pengingat bahwa kita berada pada kondisi terbaik saat kita saling terkoneksi dengan pihak lain dengan menjunjung martabat dan menyelesaikan segala perbedaan dengan cara saling memahami dan menghormati.” (SC03)

Sumber teks dan foto Image Dynamic PR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *