STIM Sukma Medan Beri Edukasi Antikorupsi Pada Anak-anak Di Lingkungan Medan Maimun

Medan – Dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa edukasi antikorupsi kepada anak-anak di Lingkungan Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, pada 23 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak berusia sekitar 12 tahun dengan tujuan menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan integritas sebagai upaya pencegahan perilaku koruptif sejak usia dini.

Koordinator kegiatan, Dina Octavia, S.Sos., M.I.Kom., menyampaikan, pendidikan antikorupsi merupakan salah satu langkah penting dalam membangun karakter generasi muda.

“Melalui kegiatan ini kami berharap anak-anak dapat memahami pentingnya bersikap jujur, bertanggung jawab, serta berani mengatakan kebenaran. Nilai-nilai tersebut menjadi pondasi dalam mencegah perilaku korupsi di masa depan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa yang terdiri atas Ilham Ansyari Syam, Nabila Suci Ramadhani, Amelia Naftali Br. Sihombing, Lutfia Tanjung, dan Dawes Baringbing memberikan edukasi melalui penyampaian materi mengenai pengertian korupsi, penyebab, dampak, serta pentingnya perilaku jujur.

Selain penyampaian materi, tim juga memberikan arahan kepada anak-anak usia 12 tahun mengenai perilaku antikorupsi yang dapat diterapkan sejak dini, seperti tidak mencontek saat ujian, mengembalikan barang yang bukan miliknya, berkata jujur kepada orang tua dan guru, tidak mengambil hak orang lain, serta berani mengakui kesalahan. Anak-anak mengikuti seluruh arahan dengan antusias dan aktif menjawab pertanyaan yang diberikan.

Untuk meningkatkan semangat peserta, kegiatan dikemas melalui permainan edukatif ‘Jujur atau Tidak Jujur’, diskusi kelompok, simulasi kasus, dan kuis antikorupsi. Suasana berlangsung interaktif sehingga peserta lebih mudah memahami materi.

Berdasarkan hasil evaluasi, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan integritas. Melalui kegiatan ini, STIM Sukma Medan berharap edukasi antikorupsi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna membentuk generasi yang berkarakter dan bebas dari praktik korupsi. (SC03/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *