Soal WNA Terpapar Covid-19 Dirawat Di RS di Medan, Bobby Nasution: Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan Balitbangkes

Sumutcyber.com, Medan – Kabar adanya informasi seorang warga negara (WN) Inggris positif Covid-19 dirawat di Rumah Sakit Royal Prima sampai ditelinga Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Menantu Presiden Jokowi ini pun  langsung mendatangi rumah sakit yang berlokasi Jalan Ayahanda Medan tersebut, Rabu (5/12/2022). Apalagi santer diberitakan sang pasien disebut-sebut berjenis varian Omicron.

Bacaan Lainnya

Bobby Nasution, menjelaskan mengenai kondisi pasien tersebut. Dikatakannya, sejauh ini belum bisa dipastikan WN Inggris positif Covid-19 berjenis varian Omicron. “Hasil PCR sudah dikirim ke Balitbangkes Kemenkes RI di Jakarta. Kami masih menunggu konfirmasi varian apa,” kata Bobby Nasution.

Merebaknya isu yang  mengatakan WN Inggris itu bergejala varian Omicron, jelas Bobby, diduga lantaran negara asal tujuannya saat ini tengah berkembang varian Omicron. “Sampai saat ini belum bisa kita pastikan pasien Covid-19 ini bervarian apa. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Balitbangkes Kemenkes RI di Jakarta,” ungkapnya.

Bobby Nasution menjelaskan, WN Inggris yang positif Covid-19 bukan pelaku perjalanan wisata, tapi merupakan kru pesawat kargo yang terbang dari Inggris menuju Belgia. Kemudian dari Belgia menuju Singapura, tapi  melakukan arround di Kuala Namu dan menginap satu malam di Hotel Horison.

“Berhubung surat PCR-nya sudah expired, mengharuskan kru pesawat kargo melakukan PCR ulang untuk terbang meninggalkan wilayah Indonesia. Ketika dilakukan test PCR, hasilnya positif. Lantaran WN Inggris, hasil PCR langsung dikirim ke Balitbang Kesehatan di Jakarta untuk mengetahui Covid-19 varian apa,” jelasnya.

Ditegaskan Bobby, WN Inggris itu hanya satu hari saja menginap di Hotel Horison, sebab tujuannya bukan ke Indonsia tapi Singapura, warga negara Inggris itu hanya melakukan arround di Bandara Kuala Namu. “Kru yang lain pesawat kargo itu sudah terbang meninggalkan Kuala Namu, sebab hasil mereka negatif. Jadi pasien ini ditinggal sendiri untuk mengikuti peraturan yang ada di negara kita,” jelasnya.

Apabila hasil pemeriksaan yang dilakukan Balitbangkes RI  ternyata terkonfirmasi positif Omicron, jelas Bobby, walaupun nanti warga negara Inggris sudah negatif masih akan tetap diisolasi selama 10 hari.

Ketika disinggung apakah akan dilakukan tracing terhadap orang-orang terdekat WN Inggris yang positif Covid-19 tersebut, Bobby menjelaskan,  pihaknya mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Deliserdang, sebab Hotel Horison  masuk wilayah Delisrdang. Dari hasil koordinasi yang dilakukan, ungkapnya, pihak Pemkab Deliserdang  telah melakukan tracing di Hotel Horison.

“Selain Hotel  Horison, tentunya orang-orang terdekat pasien positif Covid-19  yakni rekan-rekannya sesama kru pesawat kargo. Namun tracing tidak dilakukan, sebab hasil PCR yang telah dilakukan  terhadap rekan-rekan sesame kru lainnya negatif sehingga sudah meninggalkan Kuala Namu,” jelasnya.

Sejauh ini, jelas Bobby, WN Inggris yang positif Covid-19 itu masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) dan terlihat sehat tanpa gejala kesehatan lainnya, seperti sesak atau pun batuk. “Kita tetap rawat di rumah sakit guna memastikan Covid-19 varian apa yang dialaminya,” paparnya.

Hingga kini, terang Bobby,  penyebaran Covid-19 di Kota Medan masih bisa dikatakan landailandaia. Beberapa hari kemarin, ungkapnya, penyebaran kasus Covid-19 tidak lebih dari lima, malah sebelumnya dalam beberapa hari kasus penyebaran Covid-19 sampai 0. “Ada satu keluarga, suami dan istri serta dua orang anak  yang sempat positif sudah kita karantina secara mandiri serta dijaga dan pantau terus,” jelasnya.

Di samping itu, lanjut Bobby, Pemko Medan akan terus melaksanakan vaksinasi untuk lansia. Saat ini capaian vaksinasi untuk lansia 53-54 persen. “Kita akan terus kejar sehingga target vaksinasi lansia tercapai. Kita juga sudah sampaikan kepada unsur Forkopimda untuk sama-sama mengejar target 60 pesen untuk lansia. Setelah target vaksinasi lansia tercapai, kita secepatnya akan melakukan vaksinasi anak,”  pungkasnya. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *