Medan – Sebuah video yang menampilkan keluhan keluarga pasien terhadap pelayanan di RSUP H. Adam Malik Medan viral di media sosial. Dalam unggahan tersebut, keluarga menuding perawat tidak sigap menangani ibunya yang dalam kondisi kritis hingga akhirnya meninggal dunia.
Pemilik akun mengaku sudah berulang kali memanggil perawat karena kondisi ibunya yang semakin lemah, namun tidak segera ditanggapi.
“Kupanggil-panggil sampai 10 kali ke nurse station, nggak ada yang datang. Mama sudah lemah, tapi baru setelah meninggal mereka sibuk ngecek,” tulisnya dalam unggahan itu.
Unggahan tersebut pun menuai reaksi warganet dan memicu perdebatan mengenai pelayanan tenaga medis di rumah sakit rujukan nasional tersebut.
Menanggapi hal itu, Manajer Hukum, Organisasi, dan Humas RSUP H. Adam Malik, Rossario Dorothy, menyampaikan rasa belasungkawa dan turut berdukacita kepada pihak keluarga. Ia menegaskan bahwa tim medis telah melakukan berbagai upaya maksimal selama pasien menjalani perawatan.
“Tim medis sudah melakukan segala upaya dan penanganan terbaik untuk membantu pengobatan pasien selama dirawat di RS Adam Malik,” ujarnya.
Rossario menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada 31 Mei 2024. Pasien merupakan pasien berulang yang sudah beberapa kali dirawat di RSUP H. Adam Malik dan kembali masuk pada 20 Mei 2024 melalui IGD dengan diagnosa salah satu jenis kanker dan penyakit penyerta lainnya.
Selama 10 hari perawatan, tim medis telah melakukan berbagai tindakan dan pemeriksaan, termasuk transfusi darah serta pemberian obat-obatan.
Mengenai perawat yang dikomplain, Rossario menyebut bahwa petugas pada saat itu sedang berusaha menghubungi dokter jaga setelah memeriksa kondisi pasien. Namun ketika dokter tiba di ruangan, kondisi pasien sudah semakin menurun dan dinyatakan meninggal pada pukul 04.38 WIB, 31 Mei 2024.
Rossario menambahkan, hingga kini keluarga pasien belum menyampaikan laporan resmi kepada pihak rumah sakit. Meski demikian, RSUP H. Adam Malik telah melakukan evaluasi internal sebagai bentuk perbaikan pelayanan di masa mendatang. (SC03)




































