Pengunduran Diri Direktur dan Wadir Pelayanan Medis RSUD Pirngadi Masih Berproses

Medan – Kabar pengunduran diri Direktur dan Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan Medis RSUD Dr Pirngadi Medan mencuat di lingkungan rumah sakit dan Pemerintah Kota Medan. Namun hingga kini, pengajuan tersebut masih dalam proses administrasi dan belum mendapat persetujuan resmi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Surya Syaputra Pulungan, MKes, membenarkan adanya pengajuan pengunduran diri dari dua pejabat tersebut.

“Informasinya ada dua, Direktur dan Wadir Pelayanan Medis. Namun saat ini masih dalam proses pengajuan kepegawaian. Suratnya sedang diproses di BKD,” ujar Surya saat dikonfirmasi, Rabu (4/2/2026).

Menurut Surya, alasan pengunduran diri keduanya berbeda. Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan disebut ingin lebih dekat dengan keluarga karena anaknya tengah menempuh pendidikan dokter spesialis di luar daerah.

Sementara itu, Wadir Pelayanan Medis dikabarkan berencana melanjutkan pendalaman pendidikan spesialis di bidang kedokteran gigi. “Prosesnya masih berjalan secara kepegawaian. Kewenangan persetujuan ada di BKD dan Pemerintah Kota Medan,” jelasnya.

Terkait pengganti, Surya menyatakan hingga saat ini belum ada penunjukan pelaksana harian (Plh) maupun pejabat definitif, mengingat pengajuan pengunduran diri belum disetujui. “Selama belum ada keputusan resmi, yang bersangkutan masih menjalankan tugas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Tim Humas dan Hukum RSUD Dr Pirngadi Medan, Gibson Girsang, SKep, mengaku belum menerima surat resmi terkait pengunduran diri tersebut.

“Secara resmi kami belum menerima surat dari BKD atau Pemko. Informasi yang beredar di internal masih sebatas isu,” ujar Gibson.

Ia menambahkan, di lingkungan internal rumah sakit beredar informasi bahwa yang mengajukan pengunduran diri adalah Direktur dan Wadir Pelayanan Medis. Namun secara administratif, pihak rumah sakit belum menerima pemberitahuan resmi.

“Hingga saat ini Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan masih aktif menjalankan tugas dan belum ada pejabat pengganti yang ditunjuk,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan, dr Suhartono, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat dan sambungan telepon seluler belum mendapat respons. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *