Pemkab Toba Kembali Berikan Bantuan Benih Padi Bagi Petani

Toba – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba kembali mengucurkan bantuan benih padi bagi masyarakat melalui kelompok tani. Bantuan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Toba, tahun anggaran 2025.

Sebelumnya, Pemkab Toba telah menyalurkan bantuan serupa (benih padi) pada bulan September 2025 lalu, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pertanian.

Bantuan benih padi ini, diperuntukkan bagi kelompok tani untuk pertanaman dua kali dalam setahun, dengan menerapkan teknologi jajar legowo.

Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Toba, Lena Pardede, dalam laporan kegiatan penyerahan benih padi yang bersumber dari APBD Toba, yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Senin (6/10/2025).

Ia menambahkan, benih padi yang diberikan adalah benih padi sawah varietas Inpari 32 dan Makegongga. “Kami berharap, agar bantuan ini betul- betul dimanfaatkan. Lakukan percepatan penanaman selambatnya pada akhir Desember 2025,” kata Lena Pardede mengingatkan petani.

Bantuan benih padi ini, diserahkan langsung oleh Bupati Toba, Effendi Napitupulu. Hadir pada acara ini, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Toba, Lena Pardede, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Toba, Darwin Sianipar, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas PMD PA, Sergius Raffles Gultom, dan Kepala BPS Toba.

Selain pengurus kelompok tani, para kepala desa dan camat terkait, juga hadir pada acara ini.

Dalam sambutan, sekaligus bimbingannya, Bupati Toba Effendi Napitupulu mengimbau para petani agar memanfaatkan bantuan ini. “Segeralah ditanam, dan dirawat sehingga memperoleh hasil panen yang memuaskan,” katanya.

Pemkab Toba, selalu mendorong upaya peningkatan produktivitas pertanian, dalam mewujudkan ketahanan pangan, melalui bantuan benih, pupuk, alsintan dan peningkatan saluran irigasi. “Namun, ditengah pengurangan anggaran saat ini, tentunya kami tidak dapat mengakomodir seluruh permohonan masyarakat. Tapi yang pastinya akan kami petakan skala prioritas,” sambung Bupati

Dalam kesempatan ini, Bupati Effendi memberikan kesempatan kepada perwakilan kelompok tani dan kepala desa, untuk menyampaikan hal yang akan menjadi prioritas perhatian pemerintah untuk tahun depan, terkait kendala dan hal yang menjadi rintangan dalam peningkatan produktivitas pertanian.

Beberapa perwakilan pengurus kelompok tani dan kepala desa, mereka menyampaikan keluhan akan kekurangan alsintan, peningkatan saluran irigasi, pengadaan mesin pompa air, pupuk, obat tanaman dan pencegahan hama tanaman. (SC-JT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *