Netizen Pertanyakan Kapan BSU Cair, Kolom Komentar Instagram Kemnaker Dipenuhi Keluhan

Jakarta – Masyarakat pengguna media sosial mulai mempertanyakan kapan tepatnya Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan dicairkan. Hal ini terlihat dari kolom komentar di akun Instagram resmi Kemnaker yang dipenuhi keluhan dan pertanyaan dari warganet.

Salah satu unggahan Kemnaker berjudul “BSU Nggak Muncul di Rekening? Coba Cek Ini Dulu!” justru menuai reaksi negatif dari sejumlah pengguna. Dalam unggahan tersebut, Kemnaker menjelaskan beberapa kemungkinan penyebab belum cairnya BSU, seperti belum memenuhi syarat sesuai Permenaker No. 5 Tahun 2025, telah menerima bantuan lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH), atau adanya masalah pada rekening, seperti rekening dormant atau tidak aktif.

Kemnaker juga menyebutkan bahwa pencairan dilakukan secara bertahap, dan jika rekening bermasalah, dana akan tetap disalurkan melalui PT Pos Indonesia (Persero).

Namun penjelasan itu dinilai tidak menjawab keresahan para calon penerima BSU yang mengaku telah memenuhi seluruh syarat, namun status mereka di laman bsu.kemnaker.go.id tak kunjung berubah.

“Sampai kapan status di Kemnaker berubah? Sudah sebulan lebih saya cek berkala, tetap begitu terus. Penyaluran ini sampai kapan selesainya?” tulis akun @nanatriskartikaa dalam kolom komentar, yang disukai lebih dari 500 pengguna lainnya.

Keluhan serupa juga diungkapkan akun @istiiie30 yang menyebut data di Pospay belum juga muncul. “Status di BSU Kemnaker masih tetap lolos verifikasi saja, nggak ada perubahan,” katanya.

Sementara itu, akun @ayuwidypramono menegaskan bahwa datanya di BPJS dan Kemnaker sudah memenuhi syarat dan rekeningnya aktif. “Udah siap banget ini nerima transferan. Jadi mau diproses kapan?” ujarnya.

Tak hanya itu, pengguna lain bernama @bonysandra bahkan mengaku emosi karena sejak masa pandemi Covid-19 hingga kini, belum pernah menerima bantuan meski iuran BPJS-nya selalu aktif.

“Sakit hati saya! Rekan satu kerjaan sudah pada dapat,” tulisnya.

Hingga kini belum ada keterangan resmi tambahan dari Kemnaker menanggapi banjir keluhan tersebut. Warganet berharap ada transparansi dan kepastian waktu pencairan, agar ketidakpastian tidak terus berlarut. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *