Jakarta – Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana, menjadi perbincangan hangat di masyarakat usai memblokir sementara rekening nganggur atau yang sudah tidak aktif bertransaksi alias dormant.
Salah satu yang disorot publik adalah harta kekayaan Ivan yang mengalami lonjakan yang signifikan dalam laporan periodik LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) tahun 2024. Dalam laporan yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 25 Maret 2025, kekayaan bersih Ivan tercatat mencapai Rp9,38 miliar, meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp4,53 miliar.
Kenaikan kekayaan tersebut terutama berasal dari peningkatan nilai aset tanah dan bangunan serta kas yang melonjak. Pada 2024, total nilai properti Ivan mencapai Rp6,9 miliar, jauh lebih tinggi dibanding Rp1,25 miliar pada 2023. Kas dan setara kas juga meningkat dari Rp193 juta menjadi Rp3,7 miliar.
Namun demikian, nilai kendaraan justru turun drastis. Pada 2023, Ivan memiliki kendaraan senilai Rp3,38 miliar, termasuk BMW X7 dan Toyota Alphard. Dua mobil mewah tersebut tidak lagi tercatat pada laporan tahun 2024. Kini, Ivan hanya melaporkan kepemilikan Toyota Innova Zenix dan VW Beetle klasik.
Berikut rincian harta kekayaan Ivan Yustiavandana sesuai laporan LHKPN:
Harta Kekayaan Tahun 2023
Laporan disampaikan pada 22 Februari 2024
Tanah dan Bangunan: Rp1.255.165.600
Alat Transportasi dan Mesin: Rp3.380.000.000
Harta Bergerak Lainnya: Rp190.000.000
Surat Berharga: Rp26.490.398
Kas dan Setara Kas: Rp193.649.994
Harta Lainnya: Rp688.900.000
Sub Total Harta: Rp5.734.205.992
Hutang: Rp1.201.032.054
Total Kekayaan Bersih: Rp4.533.173.938
Harta Kekayaan Tahun 2024
Laporan disampaikan pada 25 Maret 2025
Tanah dan Bangunan: Rp6.900.000.000
Alat Transportasi dan Mesin: Rp650.000.000
Harta Bergerak Lainnya: Rp255.000.000
Surat Berharga: Rp87.375.874
Kas dan Setara Kas: Rp3.700.462.261
Harta Lainnya: Rp688.900.000
Sub Total Harta: Rp12.281.738.135
Hutang: Rp2.900.467.629
Total Kekayaan Bersih: Rp9.381.270.506. (SC03)


















