JNE Raih Sertifikasi Halal BPJPH untuk Layanan Logistik

Jakarta – JNE resmi memperoleh sertifikasi halal untuk layanan logistik dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Sertifikasi ini menjadi langkah perusahaan dalam memperkuat standar operasional serta memberikan layanan yang aman dan terpercaya bagi pelanggan.

Sertifikat halal tersebut diterbitkan dengan Nomor ID314110080091010826 setelah melalui proses pemeriksaan dan audit halal oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Peresmian sertifikasi halal layanan logistik JNE digelar di Ballroom Kantor Pusat JNE, Jalan Tomang Raya No. 11, Jakarta Barat. Kegiatan ini dihadiri Kepala BPJPH RI Ahmad Haikal Hasan, Asya Fathya Nur Zakiah selaku Strategic Key Account & Halal Auditor LPPOM, Direktur PT DGI Levner Consulting Dwi Pamungkas Bermani, serta Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto bersama jajaran manajemen perusahaan.

Mengusung tema “Halal Logistics: From Certification to Implementation”, kegiatan tersebut menegaskan pentingnya penerapan standar halal secara konsisten dalam operasional logistik, tidak hanya sebatas pemenuhan persyaratan administratif.

Melalui penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), JNE memperkuat prosedur penanganan, penyimpanan, pengemasan, dan pendistribusian kiriman agar sesuai dengan standar halal yang dipersyaratkan.

Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto mengatakan, sertifikasi tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memenuhi kriteria Sistem Jaminan Produk Halal, mulai dari proses penjemputan hingga pengiriman barang kepada konsumen.

“Dengan diraihnya sertifikasi halal logistik ini, JNE memastikan bahwa seluruh proses operasional, mulai dari penanganan kiriman makanan, pemisahan secara ketat antara produk halal dan non-halal di setiap titik transit, hingga proses pengiriman ke tujuan akhir telah memenuhi standar logistik halal yang ketat,” ujar Feriadi.

Menurutnya, layanan logistik berstandar halal memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha, khususnya di sektor makanan. Sistem operasional yang terintegrasi diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman melalui penanganan kiriman sesuai ketentuan untuk meminimalkan risiko kontaminasi silang selama proses pengiriman.

Dengan demikian, kualitas produk diharapkan tetap terjaga hingga diterima konsumen. Upaya ini juga sejalan dengan komitmen JNE dalam mewujudkan semangat “Connecting Happiness” atau mengantarkan kebahagiaan kepada pelanggan.

Menjelang usia ke-36 pada 26 November 2026, JNE mengusung tema “Melesat Hebat”. Perolehan sertifikasi halal ini menjadi salah satu langkah perusahaan untuk terus berinovasi dan memperkuat perannya sebagai mitra logistik bagi masyarakat serta pelaku usaha di Indonesia. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *