Toba – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba, terus berupaya melakukan upaya pengendalian terjadinya inflasi ditengah masyarakat.
Selain menggelar pasar murah pada saat hari-hari libur besar, kali ini Pemkab Toba hadir mengendalikan terjadinya inflasi lewat program pangan murah. Program ini diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, untuk selanjutnya dilaksanakan secara serentak oleh kabupaten/kota Se-Sumatera Utara, termasuk Pemkab Toba.
Dalam surat edaran Gubernur Sumatera Utara terkait hal ini, masing-masing kepala daerah diminta untuk melaksanakan gerakan pangan murah secara serentak pada tanggal 27,28 dan tanggal 31 Agustus 2026.
Sebelumnya, Pemkab Toba telah menyahuti surat edaran Gubernur Sumatera Utara tersebut pada tanggal 27 Agusutus 2026 di Kecamatan Silaen. Kemudian pada tanggal 28 Agustus 2026 di Kecamatan Balige.
Kegiatan ini berlanjut di Kecamatan Laguboti, yang diadakan di komplek kantor Camat Laguboti, pada Senin (31/8/2026). Hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Toba, Sopian Sitorus, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Toba, Porman Nainggolan Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Toba, Samuel Lumbanraja, jajaran Pemerintah Kecamatan Laguboti, serta ratusan warga yang sebelumnya telah mendapatkan kupon dan kesempatan untuk berbelanja. Selain itu, acara ini turut dihadiri unsur Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yakni jajaran Kejaksaan Negeri Toba.
Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kab. Toba, Sopian Sitorus mewakili Bupati Toba, membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Mewakili Bupati Toba, saya membuka secara resmi kegiatan ini, dan menyampaikan beberapa pesan dan arahan bapak bupati, katanya mengawali.
Dalam arahan Bupati Toba yang disampaikan melalui Sopian Sitorus, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Toba dalam upaya mengendalikan terjadinya inflasi ditengah masyarakat.
Pemkab Toba berharap, lewat gerakan pangan murah ini, masyarakat terbantu dalam menjangkau harga pasar beberapa komoditi pokok. Yang pasti harga lebih murah dibanding harga pasar, kata Bupati Toba, seraya mengimbau warga untuk berbelanja sesuai kebutuhan.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Toba, Samuel Lumbanraja menyebutkan beberapa jenis komoditi yang tersedia dari Bulog diantaranya beras SPHP, gula pasir, dan minyakita. Antusias warga cukup tinggi dengan adanya program ini. Ada sekitar 250 warga yang berbelanja setiap kegiatan ini berlangsung, katanya.
Dinas Ketahanan Pangan turut ambil bagian mendukung gerakan pangan murah ini dengan menyajikan komoditi hasil pertanian diantaranya tomat, bawang merah, cabe merah dan telur ayam ras. Yah, komoditi ini langsung dibeli dari para petani untuk dijual disini. Harganya, dibawah harga pasar, kata Kadis Ketahanan Pangan Toba, Porman Nainggolan.
Pada kegiatan gerakan pangan murah selama tiga hari tersebut, diperkirakan 2,5 ton beras terjual, gula 1,2 ton, minyakita 1200 liter, telur 900 papan, ditambah ratusan kilogram komoditi pertanian. (SC-JT)













![[Foto 9] Gareng, bersama putrinya Endang Nilowati, dan istrinya mendengarkan laporan persiapan pernikahan dari para dungik](https://sumutcyber.com/wp-content/uploads/2026/10/Foto-9-Gareng-bersama-putrinya-Endang-Nilowati-dan-istrinya-mendengarkan-laporan-persiapan-pernikahan-dari-para-dungik-90x90.jpg)






















