Meski berlangsung tengah malam hingga menjelang pagi, warga Medan tetap beruntung karena bisa menyaksikan seluruh fase gerhana dengan jelas. BMKG Sumut menyebut cuaca yang cerah mendukung pengamatan, sehingga setiap fase gerhana dapat diamati. Bahkan, BMKG turut membagikan citra foto bulan untuk setiap fasenya.
Gerhana Bulan Total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Kondisi ini membuat Bulan masuk ke bayangan inti (umbra) Bumi. Pada puncaknya, Bulan tampak berwarna merah atau sering disebut blood moon.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis jadwal fase gerhana Bulan Total dalam waktu Indonesia bagian barat (WIB):
Gerhana Penumbra mulai (P1): 22.26.56
Gerhana Sebagian mulai (U1): 23.26.44
Gerhana Total mulai (U2): 00.30.17
Puncak Gerhana: 01.11.45
Gerhana Total berakhir (U3): 01.53.13
Gerhana Sebagian berakhir (U4): 02.56.46
Gerhana Penumbra berakhir (P4): 03.56.34
BMKG menegaskan, seluruh fase gerhana kali ini bisa diamati dari awal hingga akhir di Medan maupun berbagai wilayah lain di Indonesia.
Fenomena alam ini menjadi momen istimewa bagi masyarakat untuk menyaksikan langsung keindahan langit malam sekaligus menambah pengetahuan tentang pergerakan benda langit. (SC03)
Foto-foto: Instagram @infobmkgsumut













![[Foto 9] Gareng, bersama putrinya Endang Nilowati, dan istrinya mendengarkan laporan persiapan pernikahan dari para dungik](https://sumutcyber.com/wp-content/uploads/2026/10/Foto-9-Gareng-bersama-putrinya-Endang-Nilowati-dan-istrinya-mendengarkan-laporan-persiapan-pernikahan-dari-para-dungik-90x90.jpg)






















