Dairi – Wakapolres Dairi, Kompol Hadi Sucipto, mengajak masyarakat memerangi peredaran narkoba dan mencegah perundungan atau bullying, khususnya di kalangan pelajar. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat” di Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB itu dipimpin Kompol Hadi Sucipto, didampingi KBO Satresnarkoba Polres Dairi, IPDA F. Manik, serta personel Satbinmas Polres Dairi.
Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat, menyerap aspirasi warga, serta meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Turut hadir mewakili Camat Sidikalang, Kepala Desa Kalang Simbara Dra. Tetty Pasaribu, Ketua BPD S. Damanik, tokoh masyarakat Saut Ujung, Babinsa Desa Kalang Simbara Sertu R. Sitanggang, unsur Karang Taruna, masyarakat setempat, serta pelajar SMP Negeri 4 Sidikalang.
Dalam arahannya, Kompol Hadi Sucipto mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dengan meningkatkan kepedulian sosial, menjaga kerukunan, dan berperan aktif mencegah gangguan kamtibmas.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
Selain membahas keamanan lingkungan, Wakapolres juga menyoroti persoalan perundungan di kalangan pelajar. Ia mengingatkan bahwa tindakan mengejek, merendahkan, mengintimidasi, hingga melakukan kekerasan terhadap teman sebaya dapat berdampak buruk terhadap kondisi psikologis anak, mengganggu proses belajar, dan memengaruhi masa depan mereka.
Karena itu, orang tua, guru, dan masyarakat diminta bersama-sama mengawasi pergaulan anak serta menanamkan nilai saling menghormati sejak dini.
Para pelajar juga diimbau membangun pertemanan yang sehat, tidak melakukan perundungan, serta berani melaporkan kepada guru atau pihak berwenang apabila mengetahui tindakan bullying di lingkungan sekolah.
Dalam kesempatan yang sama, Kompol Hadi Sucipto mengingatkan masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Ia mengajak warga menjauhi narkoba dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diharapkan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan atau peredaran gelap narkotika.
Informasi dari masyarakat dinilai penting untuk mendukung upaya pencegahan dan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Wakapolres Dairi turut menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk melaporkan tindak pidana, gangguan keamanan dan ketertiban, maupun keadaan darurat yang membutuhkan kehadiran petugas kepolisian.
Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan tersebut saat membutuhkan bantuan kepolisian dengan menyampaikan informasi secara jelas agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Melalui kegiatan ini, Polres Dairi berharap kemitraan antara kepolisian, pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, pelajar, dan seluruh lapisan masyarakat semakin kuat.
Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung upaya menjaga kamtibmas, mencegah perundungan, memerangi narkoba, serta melindungi generasi muda demi terciptanya Kabupaten Dairi yang aman, tertib, dan kondusif. (SC03)














![[Foto 9] Gareng, bersama putrinya Endang Nilowati, dan istrinya mendengarkan laporan persiapan pernikahan dari para dungik](https://sumutcyber.com/wp-content/uploads/2026/10/Foto-9-Gareng-bersama-putrinya-Endang-Nilowati-dan-istrinya-mendengarkan-laporan-persiapan-pernikahan-dari-para-dungik-90x90.jpg)





















