Toba – Kepala Bidang Akuntansi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Toba, Ulleng Manurung, mengungkapkan bahwa realisasi serapan belanja dan transfer Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba per 4 Oktober 2024 telah mencapai 57,85 persen.
Angka ini berasal dari 43 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk pemerintah kecamatan di lingkungan Pemkab Toba.
Saat dikonfirmasi pada Rabu (9/10/2024), Ulleng Manurung menjelaskan bahwa realisasi serapan anggaran tersebut belum optimal karena masih adanya kegiatan fisik yang berlangsung di beberapa OPD. “Seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) dan Dinas Pendidikan. Ia juga menyebutkan bahwa besaran APBD Toba tahun 2024 mencapai Rp 1,3 triliun,” katanya.
Sebelumnya, Penjabat (Pjs) Bupati Toba, Agustinus Panjaitan, dalam apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) baru-baru ini, menekankan pentingnya percepatan program-program yang tercantum dalam APBD tahun 2024.
Ia mengharapkan agar serapan anggaran dapat dilakukan secara maksimal, sehingga tidak ada program yang tertunda dan masyarakat dapat langsung merasakan manfaat dari setiap program tersebut. (SC-JT)













![[Foto 9] Gareng, bersama putrinya Endang Nilowati, dan istrinya mendengarkan laporan persiapan pernikahan dari para dungik](https://sumutcyber.com/wp-content/uploads/2026/10/Foto-9-Gareng-bersama-putrinya-Endang-Nilowati-dan-istrinya-mendengarkan-laporan-persiapan-pernikahan-dari-para-dungik-90x90.jpg)






















