Toba – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba bersama Forkopimda dan masyarakat merayakan Paskah Oikumene di Sopo Parsaoran, Tambunan, Balige, Kabupaten Toba, pada Jumat (9/5/2025).
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi Jalan Salib yang diperagakan oleh Naposo Lunggu Lumban Dolok HKBP Balige. Prosesi dimulai dari Kompleks SMK Yapim Tambunan dan berakhir di halaman Sopo Parsaoran, tempat penyaliban simbolis Tuhan Yesus dilaksanakan.
Barisan peserta Jalan Salib diawali oleh pengkhotbah, diikuti Bupati dan Wakil Bupati Toba beserta istri, Ketua dan anggota DPRD Toba, unsur Forkopimda, Sekda Toba dan istri, petugas ibadah, panitia, pengurus BKAG, serta para pimpinan OPD.
Setelah prosesi penyaliban, seluruh peserta memasuki Gedung Parsaoran Nauli untuk mengikuti ibadah bersama jemaat yang telah hadir lebih dulu.
Perayaan Paskah Oikumene tahun ini mengusung tema “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga” (Yohanes 20:2b), dengan subtema “Kabupaten Toba menjadi tempat bertumbuhnya Kasih dan Damai Kristus dalam mewujudkan Kabupaten Toba yang Maju Daerahnya, Sejahtera Rakyatnya, dan Berkelanjutan Pembangunannya.”
Ketua BKAG Toba, Pdt. Saidon Ambarita, membuka ibadah dengan mengumandangkan Seruan Paskah. Ia menekankan bahwa Paskah merupakan perayaan kebangkitan Tuhan Yesus yang membuktikan kuasa-Nya atas kematian dan kehidupan kekal. “Paskah mengajarkan kita tentang pengorbanan Kristus dan kuasa-Nya untuk menghapus dosa serta memberi hidup kekal bagi yang percaya,” ujarnya.
Ibadah juga diisi dengan nyanyian Kidung Jemaat, refleksi Paskah, serta penampilan musik gereja nusantara. Khotbah disampaikan oleh Rev. Dr. Maradu Hasudungan Siburian, M.Min, yang juga merupakan Ketua Gereja Pentakosta Indonesia.
Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan. Sekda Toba selaku Ketua Panitia, Augus Sitorus, membuka sesi sambutan, disusul Ketua BKAG Pdt. Saidon Ambarita, perwakilan Forkopimda Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, dan ditutup oleh Bupati Toba Effendi Napitupulu.
Dalam sambutannya, Bupati Effendi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ia menjelaskan bahwa perayaan Paskah Oikumene tahun ini sedikit terlambat karena adanya agenda penting yang diikuti bersama Wakil Bupati. Namun demikian, ia menegaskan bahwa hal itu tidak mengurangi makna dan semangat Paskah.
“Kita berharap momentum ini memberi semangat baru yang penuh sukacita untuk mendukung terwujudnya Toba Mantap 2029,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan bijak dalam menggunakan media sosial. Wakil Bupati Audi Murphy Sitorus turut menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia dan berharap perayaan ini membawa berkat bagi seluruh masyarakat.
Acara ditutup dengan pembagian door prize dan hiburan, yang menambah kehangatan suasana.
Turut hadir dalam perayaan ini para camat, kepala desa, lurah, perwakilan BUMN dan badan usaha swasta, serta tokoh masyarakat. (SC-JT)













![[Foto 9] Gareng, bersama putrinya Endang Nilowati, dan istrinya mendengarkan laporan persiapan pernikahan dari para dungik](https://sumutcyber.com/wp-content/uploads/2026/10/Foto-9-Gareng-bersama-putrinya-Endang-Nilowati-dan-istrinya-mendengarkan-laporan-persiapan-pernikahan-dari-para-dungik-90x90.jpg)






















