Toba – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan air irigasi pertanian guna mendorong peningkatan hasil pertanian.
Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, terutama dalam mendukung ketersediaan pembiayaan untuk mewujudkan pengelolaan irigasi pertanian yang semakin baik.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026).
Melalui program “Ketersediaan, Akses, dan Konsumsi Pangan Berkualitas”, khususnya kegiatan “Pengelolaan Air Irigasi untuk Pertanian” tahun anggaran 2026, Kabupaten Toba mendapat tujuh paket kegiatan yang tersebar di sejumlah desa. Pembiayaan kegiatan tersebut bersumber dari APBN tahun anggaran 2026.
Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Kelompok Tani Siaparmanukan di Desa Lintongnihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba.
Jenis pekerjaan yang dilaksanakan berupa konstruksi optimalisasi lahan nonrawa. Program tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok tani.
“Pemkab Toba terus berupaya agar program ini dapat berkelanjutan dalam mengoptimalkan pengelolaan irigasi pertanian yang semakin baik, sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian ke depan,” ujar Lena Pardede.
Pengawas kegiatan, A. Simorangkir, mengungkapkan, pekerjaan tersebut mencakup pembangunan saluran sepanjang kurang lebih 260 meter, pembuatan talang cor dan embung.
“Sejauh ini progres pekerjaan sudah mencapai 50 persen. Sesuai kontrak, pekerjaan dimulai pada Juli lalu dan ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026,” terang A. Simorangkir.
Terpisah, Sekretaris Kelompok Tani Siaparmanukan, R. Silalahi, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Toba atas program yang diterima kelompok tani tersebut.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Lintongnihuta, Holong Simanjuntak. Mewakili masyarakat, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Toba atas program yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Lewat kegiatan ini, tentunya akan mendorong peningkatan produktivitas hasil tani serta meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat kami,” sebut Holong.
Menurutnya, setelah program tersebut rampung, pasokan air diharapkan lebih lancar mengairi lahan-lahan pertanian masyarakat.
“Kami meyakini produktivitas pertanian akan semakin meningkat. Nantinya, pasokan air akan lebih lancar mengairi lahan-lahan petani setelah pekerjaan ini rampung,” imbuhnya. (SC-JT)













![[Foto 9] Gareng, bersama putrinya Endang Nilowati, dan istrinya mendengarkan laporan persiapan pernikahan dari para dungik](https://sumutcyber.com/wp-content/uploads/2026/10/Foto-9-Gareng-bersama-putrinya-Endang-Nilowati-dan-istrinya-mendengarkan-laporan-persiapan-pernikahan-dari-para-dungik-90x90.jpg)






















