Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Pelatihan Manajemen Masjid dan Peningkatan Iman dan Taqwa di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pengelolaan masjid di seluruh wilayah kabupaten.
Sebanyak 300 Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) dari berbagai kecamatan mengikuti pelatihan ini guna memperdalam kemampuan dalam tata kelola, administrasi, serta pengembangan fungsi sosial masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Asahan dan turut dihadiri Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan.
Para peserta dibekali materi mengenai pola manajemen masjid, penguatan struktur kenaziran, strategi memakmurkan masjid, hingga pendekatan pembinaan jamaah agar kegiatan keagamaan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan pembinaan umat.
Gelar Rakorpem Awal Tahun Anggaran 2026, Bupati Asahan Minta Sukseskan Program Nasional di Daerah
Ia mendorong para pengurus BKM untuk tetap kompak dan profesional dalam menghidupkan kegiatan keagamaan, memperkuat peran remaja masjid, serta mengelola masjid sebagai ruang yang mampu menghadirkan ketenangan, kebersamaan, dan nilai-nilai kebaikan bagi masyarakat.
Pelatihan ini diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas pengelolaan masjid di Kabupaten Asahan. Dengan kapasitas pengurus yang semakin baik, masjid diharapkan dapat berfungsi lebih optimal sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat.
Pemkab Asahan juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kesejahteraan dan pemakmuran rumah ibadah secara bertahap dan sesuai ketentuan, sebagai perwujudan nilai-nilai religius dalam mewujudkan Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. (SC-Denny)

