Medan – Kepedulian terhadap kualitas sarana pendidikan di Kota Medan ditunjukkan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, dengan turun langsung meninjau UPT SD Negeri 066667 di Jalan Kiwi III, Perumnas Mandala, Kecamatan Medan Denai, Rabu (9/9/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan para siswa mendapatkan fasilitas belajar yang layak, sehat, dan nyaman.
Dalam kunjungan tersebut, Zakiyuddin tidak hanya menyapa siswa dan guru, tetapi juga memeriksa sejumlah sarana dan prasarana sekolah, mulai dari ruang kelas, kamar mandi, meja dan kursi, perpustakaan hingga kondisi drainase.
Zakiyuddin menilai sejumlah fasilitas dasar di sekolah tersebut membutuhkan perhatian dan perbaikan segera. Salah satunya keterbatasan kamar mandi serta belum tersedianya saluran drainase yang memadai.
“Tadi kita lihat cuma tiga kamar mandi untuk 191 murid dan guru, bahkan kamar mandi khusus guru tidak ada. Hal yang paling urgen lagi adalah parit sekolah ini enggak ada. Pihak Dinas Perkim harus segera mengecek ke sini,” tegas Zakiyuddin.
Dalam peninjauan itu, Zakiyuddin didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution.
Selain fasilitas sanitasi dan drainase, Zakiyuddin juga meminta meja dan kursi yang rusak segera diganti. Ia turut meminta agar akses jalan menuju sekolah mendapat perhatian dan diperbaiki untuk mendukung kenyamanan siswa maupun tenaga pendidik.
Terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Zakiyuddin menyebut program tersebut berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari pihak sekolah.
“Kita tanya tadi Kepala Sekolah dan guru menyatakan program MBG ini sangat baik dan sangat dinantikan oleh anak-anak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPT SD Negeri 066667, Mulia Ningsih, mengapresiasi kunjungan Wakil Wali Kota Medan tersebut. Ia mengatakan sekolah saat ini memiliki 191 siswa yang didukung 17 orang guru.
“Guru-guru kami di sini ada yang berstatus PNS dan ada juga yang PPPK,” sebutnya.
Mulia mengakui keterbatasan fasilitas menjadi salah satu kendala yang dihadapi sekolah dalam aktivitas sehari-hari. Salah satunya fasilitas kamar mandi. Dari empat unit kamar mandi yang tersedia, satu unit terpaksa digunakan khusus oleh guru karena belum tersedia toilet yang benar-benar terpisah.
Selain itu, kondisi drainase juga membutuhkan perhatian serius. Saat hujan turun, halaman sekolah kerap tergenang karena sistem drainase yang ada masih mengandalkan resapan tanah dan belum memiliki saluran pembuangan yang terhubung ke sungai.
“Karena itu, kami sangat berharap rencana perbaikan fasilitas dasar, perbaikan jalan, penggantian furnitur, dan pembuatan parit pembuangan ini dapat segera direalisasikan demi menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar,” harap Mulia. (SC03)
– Kepedulian terhadap kualitas sarana pendidikan di Kota Medan ditunjukkan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, dengan turun langsung meninjau UPT SD Negeri 066667 di Jalan Kiwi III, Perumnas Mandala, Kecamatan Medan Denai, Rabu (9/9/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan para siswa mendapatkan fasilitas belajar yang layak, sehat, dan nyaman.
Dalam kunjungan tersebut, Zakiyuddin tidak hanya menyapa siswa dan guru, tetapi juga memeriksa sejumlah sarana dan prasarana sekolah, mulai dari ruang kelas, kamar mandi, meja dan kursi, perpustakaan hingga kondisi drainase.
Zakiyuddin menilai sejumlah fasilitas dasar di sekolah tersebut membutuhkan perhatian dan perbaikan segera. Salah satunya keterbatasan kamar mandi serta belum tersedianya saluran drainase yang memadai.
“Tadi kita lihat cuma tiga kamar mandi untuk 191 murid dan guru, bahkan kamar mandi khusus guru tidak ada. Hal yang paling urgen lagi adalah parit sekolah ini enggak ada. Pihak Dinas Perkim harus segera mengecek ke sini,” tegas Zakiyuddin.
Dalam peninjauan itu, Zakiyuddin didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution.
Selain fasilitas sanitasi dan drainase, Zakiyuddin juga meminta meja dan kursi yang rusak segera diganti. Ia turut meminta agar akses jalan menuju sekolah mendapat perhatian dan diperbaiki untuk mendukung kenyamanan siswa maupun tenaga pendidik.
Terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Zakiyuddin menyebut program tersebut berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari pihak sekolah.
“Kita tanya tadi Kepala Sekolah dan guru menyatakan program MBG ini sangat baik dan sangat dinantikan oleh anak-anak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPT SD Negeri 066667, Mulia Ningsih, mengapresiasi kunjungan Wakil Wali Kota Medan tersebut. Ia mengatakan sekolah saat ini memiliki 191 siswa yang didukung 17 orang guru.
“Guru-guru kami di sini ada yang berstatus PNS dan ada juga yang PPPK,” sebutnya.
Mulia mengakui keterbatasan fasilitas menjadi salah satu kendala yang dihadapi sekolah dalam aktivitas sehari-hari. Salah satunya fasilitas kamar mandi. Dari empat unit kamar mandi yang tersedia, satu unit terpaksa digunakan khusus oleh guru karena belum tersedia toilet yang benar-benar terpisah.
Selain itu, kondisi drainase juga membutuhkan perhatian serius. Saat hujan turun, halaman sekolah kerap tergenang karena sistem drainase yang ada masih mengandalkan resapan tanah dan belum memiliki saluran pembuangan yang terhubung ke sungai.
“Karena itu, kami sangat berharap rencana perbaikan fasilitas dasar, perbaikan jalan, penggantian furnitur, dan pembuatan parit pembuangan ini dapat segera direalisasikan demi menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar,” harap Mulia. (SC03)












![[Foto 9] Gareng, bersama putrinya Endang Nilowati, dan istrinya mendengarkan laporan persiapan pernikahan dari para dungik](https://sumutcyber.com/wp-content/uploads/2026/10/Foto-9-Gareng-bersama-putrinya-Endang-Nilowati-dan-istrinya-mendengarkan-laporan-persiapan-pernikahan-dari-para-dungik-90x90.jpg)






















