Lebih Lama Dipakai, Lebih Banyak Cerita: Intip Inspirasi Merawat dan Memperbaiki Pakaian Favorit

Jakarta – Ada pakaian yang selalu jadi andalan, mulai dari kaus favorit untuk beraktivitas hingga celana yang nyaman dipakai ke mana saja. Seiring waktu, pakaian-pakaian ini menjadi bagian dari keseharian dan menyimpan berbagai cerita. Namun ketika muncul sobekan kecil, kancing lepas, atau tanda-tanda pemakaian lainnya, tidak sedikit pakaian yang akhirnya tersimpan di lemari dan terlupakan. Padahal sering kali, yang dibutuhkan hanyalah sedikit perbaikan atau sentuhan baru agar pakaian dapat kembali digunakan dan menemani lebih banyak momen.

Di tengah kebiasaan untuk selalu mencari yang baru, semakin banyak orang mulai menemukan cara sederhana untuk memperpanjang usia pakaian mereka. Ada yang memperbaiki kerusakan kecil, menambahkan sentuhan personal, hingga meneruskan manfaat pakaian kepada orang lain.

Salah satunya adalah Kevin Lagona, pemilik akun Instagram @kevinswork yang berisi berbagai modifikasi unik terhadap berbagai benda juga pakaian. Ketika menemukan sobekan pada celana jins favoritnya, Kevin memilih memperbaikinya dengan tambahan bordir berbentuk apel merah. Selain menutupi bagian yang rusak, detail sederhana tersebut justru memberikan karakter baru pada pakaian yang sudah sering digunakannya.

Lain halnya dengan Nindyan P. Hangganararas, seorang content creator. Penasaran dengan menu perbaikan dan kustomisasi yang ada di RE. UNIQLO STUDIO, ia mencoba membuat patch untuk memberi sentuhan personal pada pakaian favoritnya.

Bahkan ia membagikan tutorial membuat patch dan bagaimana pengalaman yang menyenangkan di RE. UNIQLO STUDIO bisa menimbulkan berbagai inspirasi untuk modifikasi pakaian di akun TikTok-nya @nindyanphr.

Memberikan tampilan baru lewat bordir juga bisa mengatasi rasa bosan akan pakaian yang itu-itu saja. Nada Arini (@nada_arini), seorang aktivis lingkungan yang juga content creator penyuka blus putih ini menambahkan beberapa bordir lucu untuk memberikan sentuhan personal pada pakaiannya. Selain memberikan tampilan yang lebih personal, Nada juga mendonasikan pakaian yang masih layak pakai melalui kotak pengumpulan (donation box) RE.UNIQLO sebagai cara sederhana untuk memperpanjang manfaat pakaian bagi orang lain.

Ketiga cerita tersebut menunjukkan bahwa memperpanjang usia pakaian tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Mulai dari memperbaiki kerusakan kecil, menambahkan detail yang lebih personal, hingga meneruskannya kepada orang lain, setiap pakaian masih memiliki kesempatan untuk terus digunakan dan menemani lebih banyak cerita.

Semangat inilah yang dihadirkan melalui RE.UNIQLO STUDIO, layanan dari UNIQLO yang membantu pelanggan memperpanjang usia pakaian favorit melalui repair dan remake. Pelanggan dapat memperbaiki pakaian yang rusak atau memberikan tampilan baru melalui berbagai pilihan kustomisasi, seperti embroidery dan sashiko, sehingga pakaian yang sudah dimiliki dapat kembali digunakan dengan cara yang lebih personal.

Untuk memberikan lebih banyak pilihan dalam mempersonalisasi pakaian, mulai 23 Oktober 2026 UNIQLO juga menghadirkan 14 desain bordir eksklusif karakter Monchhichi. Pelanggan dapat memilih desain favorit untuk memberikan sentuhan baru pada item UNIQLO yang mereka miliki, sekaligus menjadikannya lebih personal dan menyenangkan untuk terus digunakan.
Melalui berbagai pilihan tersebut, UNIQLO mengajak masyarakat untuk merawat, memperbaiki, dan memanfaatkan pakaian yang sudah dimiliki agar dapat digunakan lebih lama. Layanan RE.UNIQLO STUDIO tersedia di UNIQLO La Piazza, Grand Indonesia, dan Senayan City. Pilihan lengkap menu RE.UNIQLO STUDIO dapat dilihat disini. (SC03)

Foto-foto Dok. Uniqlo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *