Medan – Federasi Savate Indonesia (FSI) Sumatera Utara resmi bergabung sebagai anggota tetap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara. Penetapan tersebut dilakukan pada Selasa (16/12/2025).
Ketua FSI Sumut, Rockyando, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas diterimanya Savate sebagai anggota tetap KONI Sumut. Menurutnya, keanggotaan ini menjadi langkah penting dalam pengembangan olahraga bela diri Savate di Sumatera Utara.
“Kami berharap ke depan dapat berkolaborasi dengan KONI Sumatera Utara dalam mengembangkan prestasi atlet dan pelatih Savate, serta mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan,” ujar Rockyando didampingi Ketua Harian FSI Zackaria, Sekretaris Ucok Siahaan, dan Bendahara Ahmad Sani.
Rockyando menambahkan, pengurus FSI Sumut akan segera menyusun dan menjalankan program kerja untuk memperkenalkan serta mengembangkan olahraga Savate di tengah masyarakat Sumatera Utara. Ia optimistis Savate dapat diterima dengan cepat dan berkembang pesat di daerah ini.
Selain pembinaan prestasi, kehadiran Savate diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda agar lebih berprestasi serta terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan judi online. Olahraga bela diri ini juga dinilai bermanfaat sebagai bekal perlindungan diri di tengah meningkatnya kriminalitas jalanan.
Saat ini, terdapat 17 FSI kabupaten/kota yang tergabung dalam FSI Sumut. Pihaknya juga berkomitmen membantu seluruh cabang tersebut untuk bergabung sebagai anggota KONI di masing-masing kabupaten/kota.
Adapun 17 FSI kabupaten/kota yang telah bergabung dengan FSI Sumut meliputi Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Tanjung Balai, Pematangsiantar, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Karo, Batubara, Langkat, Asahan, Simalungun, Tapanuli Utara, Toba, Samosir, Humbang Hasundutan, dan Labuhanbatu Utara. (SC05)
![]()






















