Dairi Prima Mineral Perkuat Ekonomi Lokal Melalui Pelatihan Budidaya Perikanan dan Pengembangan Agribisnis

Dairi – PT Dairi Prima Mineral (PTDPM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peluncuran Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pada pilar kemandirian ekonomi.

Mengawali rangkaian kegiatan pada April 2026, PTDPM menginisiasi Demonstration Plot (Demplot) sebagai cikal bakal pionir budidaya ikan air tawar bagi warga desa ring 1. Selain itu, perusahaan juga menggelar pelatihan budidaya perikanan air tawar di Desa Polling Anak.

Program tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan resmi pemerintah desa yang dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Perikanan.

Sebanyak 13 pemilik kolam ikan mengikuti pelatihan intensif yang mencakup standarisasi kolam, pengujian pH air, pengelolaan pakan, hingga praktik budidaya yang mengutamakan kualitas dan keberlanjutan. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus menerapkan tata kelola budidaya yang lebih profesional.

Chief Legal and External Relation Officer PT Dairi Prima Mineral, Radianto Arifin, mengatakan PTDPM hadir tidak hanya sebagai mitra, tetapi juga sebagai pendorong utama pemberdayaan masyarakat.

“Melalui pelatihan budidaya perikanan air tawar ini, kami berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal secara berkelanjutan agar masyarakat dapat mandiri dan berkembang,” ujar Radianto.

Sebagai bentuk dukungan nyata dalam menginisiasi demplot tersebut, PTDPM menyalurkan berbagai sarana pendukung mulai dari pembuatan keramba ikan, instalasi saluran air menggunakan paralon, hingga penyediaan benih ikan bersertifikat dan pakan berkualitas tinggi.

Dukungan infrastruktur dan stimulan ini diberikan untuk memastikan program dapat berkembang menjadi unit usaha mandiri yang memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.

PTDPM meyakini penguatan sektor perikanan darat menjadi salah satu potensi strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sejalan dengan upaya tersebut, PTDPM juga menjalankan berbagai program penguatan ekonomi lokal di sektor agribisnis. Perusahaan merancang program untuk mengoptimalkan potensi unggulan wilayah operasionalnya yang dikenal sebagai sentra produksi kopi robusta berkualitas tinggi, serta komoditas kakao dan durian.

Dalam pelaksanaannya, PTDPM bersinergi dengan Dinas Pertanian, PPL, pemerintah desa, dan kelompok tani untuk memberikan pelatihan teknis, membuka akses pasar, serta mendukung penyediaan sarana produksi.

Implementasi program ini juga diwujudkan melalui peningkatan kapasitas pertanian di Sopogadong yang diikuti 47 petani terpilih dari total 200 kandidat program tahun 2025.

Bekerja sama dengan PPL, para petani mendapatkan pelatihan teknis budidaya kopi, kakao, dan durian, termasuk teknik pengendalian hama, serta dukungan pupuk khusus dan vitamin tanaman guna meningkatkan produktivitas hasil panen.

“Melalui berbagai inisiatif terintegrasi ini, PTDPM berharap Desa Polling Anak dapat menjadi contoh pengembangan budidaya perikanan air tawar yang produktif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas di wilayah sekitarnya,” tutup Radianto. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *