Kasatker PPS Sumut Tinjau Lahan Sekolah Rakyat di Dairi, Ditargetkan Beroperasi Juli 2027

Dairi – Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Prasarana Strategis (PPS) Sumatera Utara, Kurniawan, bersama jajaran meninjau lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Dairi, Jumat (7/8/2026).

Sekolah Rakyat tersebut direncanakan dibangun di eks Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Sosial, Jalan Panji Porsea KM 7, Kecamatan Sitinjo, dengan luas lahan sekitar 5 hektare.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Agel Siregar, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Anggara Sinurat, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Erwin Sitorus, Kepala Dinas Sosial Tumpal Daud Pasaribu, Kepala Dinas PUTR Masaraya Berutu, serta Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Rickson Panggabean.

Usai meninjau lokasi, Kurniawan mengatakan kondisi lahan sangat baik dan dinilai mendukung untuk pembangunan gedung Sekolah Rakyat.

Menurutnya, saat ini pihaknya masih menunggu master plan atau rancangan tata ruang dari pemerintah pusat. Setelah dokumen tersebut diterima, proses pembangunan akan dilanjutkan ke tahap tender.

“Mudah-mudahan pada September tender bisa berlangsung. Bulan Oktober sudah bisa tanda tangan kontrak, karena ditargetkan pada Juli 2027 pembangunan sudah selesai dan sudah ada siswa yang mulai bersekolah,” ujar Kurniawan.

Kurniawan berharap seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga pembangunan, dapat berjalan lancar sesuai jadwal. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat sekitar sebelum kegiatan pembangunan dimulai.

Menurutnya, sosialisasi diperlukan agar masyarakat mengetahui rencana pembangunan sekaligus memahami berbagai dampak yang mungkin timbul selama proses pengerjaan berlangsung.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Dairi, Tumpal Daud Pasaribu, mengatakan seluruh dokumen yang diperlukan untuk mendukung proses pembangunan telah dilengkapi oleh Pemerintah Kabupaten Dairi.

“Untuk dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) saat ini masih dalam proses dan diharapkan dapat selesai tahun ini,” katanya.

Usai melakukan peninjauan di Kabupaten Dairi, Kasatker PPS Sumatera Utara bersama jajaran dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Toba, Simalungun, dan Asahan. (SC-Romi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *