Toba – Sebanyak 200 warga Kabupaten Toba menerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia.
Untuk tahun anggaran 2025, Kabupaten Toba mendapat kuota sebanyak 200 paket bantuan, yang tersebar di 20 desa. Masing-masing desa memperoleh 10 paket bantuan.
Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Toba, Robert Pandiangan, membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi, Rabu (12/11/2025).
“Program BSPS di Toba saat ini sudah berjalan dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini,” ujarnya.
Robert menjelaskan, program BSPS merupakan bentuk dukungan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kualitas rumah agar lebih layak huni.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Toba terus berupaya menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna mengajukan penambahan kuota bantuan pada tahun anggaran berikutnya. “Upaya ini kami lakukan agar semakin banyak masyarakat miskin di Toba yang dapat menikmati hunian layak,” katanya.
Penjabat Kepala Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Erpika Sinaga, menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat di desanya. “Program ini sangat membantu warga kami. Ada 10 penerima manfaat di Desa Parparean II, dan kami berharap program seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Parparean I, Saut Napitupulu. “Atas nama warga penerima manfaat, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah. Kami berharap program BSPS dapat kembali bergulir di Toba tahun depan demi terwujudnya hunian yang layak bagi masyarakat,” ucapnya. (SC-JT)

