Asahan – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., bersama Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Immanuel P. Simamora, S.H., M.H., meninjau kondisi bayi perempuan yang sebelumnya ditemukan dibuang di tepi sungai di Dusun IV, Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan.
Bayi tersebut saat ini menjalani perawatan di RSUD H. Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, Jumat (7/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Rianto mengapresiasi jajaran Satreskrim Polres Asahan bersama Polsek Kota Kisaran Timur yang telah berhasil mengungkap kasus tersebut dan mengamankan perempuan yang diduga merupakan ibu kandung bayi.
“Alhamdulillah, yang tadi sama-sama kita lihat, kondisi bayi stabil. Kemarin saat dibawa ke RSUD HAMS, berat badannya hanya dua kilogram. Sekarang sudah naik menjadi 2,5 kilogram dan luka di wajahnya mulai membaik,” ujar Rianto.
Ia meminta pihak rumah sakit memberikan perawatan terbaik kepada bayi tersebut. Rianto juga menegaskan seluruh biaya perawatan bayi akan ditanggung Pemerintah Kabupaten Asahan.
“Rawat bayi tersebut dengan sebaik-baiknya. Segala biaya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Asahan,” tegas Rianto kepada Direktur RSUD HAMS Kisaran.
Ditemukan Penjaga Malam
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Immanuel P. Simamora menjelaskan, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Kenedy Siregar (40), warga yang saat itu sedang bertugas sebagai penjaga malam di koperasi desa.
Kenedy mendengar suara tangisan bayi dari arah tepi sungai. Bersama rekannya, Guntur Saragih (37), ia kemudian mencari sumber suara tersebut.
Setibanya di lokasi, keduanya menemukan seorang bayi perempuan dalam kondisi terbungkus kain dan masih menangis.
Bayi tersebut kemudian dibawa ke Pustu Desa Panca Arga untuk mendapatkan pertolongan medis.
Dari hasil pemeriksaan awal, bayi diketahui mengalami luka sayat pada bagian wajah. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsubsektor Rawang Panca Arga bersama Unit Reskrim dan Unit PPA Satreskrim Polres Asahan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang yang diduga berkaitan dengan bayi tersebut.
Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai seorang perempuan yang diduga merupakan ibu bayi.
Pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, petugas mengamankan perempuan berinisial ES di sebuah rumah kontrakan di Dusun III, Desa Serdang, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan.
Saat menjalani pemeriksaan, ES mengakui bahwa bayi perempuan yang ditemukan di tepi sungai tersebut merupakan anaknya.
Berdasarkan keterangan awal, bayi tersebut merupakan hasil hubungan ES dengan seorang pria yang disebut berinisial atau memiliki nama panggilan S.
Selanjutnya, ES bersama barang bukti dibawa ke Satreskrim Polres Asahan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
(SC-Denny)

