Medan – Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof. Dr. Agussani, MAP meresmikan Laboratorium ULTRA (UMSU Language Training and Assessment) sebagai pusat layanan tes dan persiapan IELTS serta TOEFL, Senin (26/1), di Kampus UMSU Jalan Muchtar Basri No. 3, Medan.
Dalam sambutannya, Rektor UMSU mengapresiasi inovasi dan komitmen tim Pusat Bahasa (PUSBA) bersama Biro Sistem dan Teknologi Informasi (BSTI) yang berhasil merealisasikan program ULTRA di bawah binaan Wakil Rektor III Dr. Rudianto, M.Si.
“Alhamdulillah, ini merupakan capaian luar biasa yang terwujud berkat komitmen dan kerja keras bersama. Saya sangat mengapresiasi PUSBA yang terus berinovasi hingga mampu menghadirkan layanan TOEFL yang diakui untuk kebutuhan studi S2 dalam negeri maupun pendaftaran ASN,” ujar Agussani.
Wamendikdasmen Tinjau Arena Muktamar Muhammadiyah 2027, Kampus Terpadu UMSU Jadi Monumen Berkemajuan
Ia menegaskan, peresmian ULTRA menjadi momentum awal percepatan pengembangan pusat bahasa UMSU yang sejalan dengan roadmap universitas menuju World University. Ke depan, seiring berdirinya kampus terpadu UMSU, program ULTRA akan dikembangkan dengan sistem yang lebih canggih serta fasilitas modern.
“Apa yang kita mulai hari ini dari ruangan ini, ke depan akan kita perluas, termasuk pembangunan pusat bahasa modern di auditorium kampus terpadu,” tambahnya.
Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika UMSU untuk memanfaatkan fasilitas ULTRA sebagai bagian dari adaptasi terhadap dinamika global yang terus berkembang.
ULTRA merupakan laboratorium tes dan persiapan IELTS–TOEFL yang dilengkapi 30 unit komputer. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi mahasiswa, dosen, maupun masyarakat umum dalam mengikuti tes TOEFL secara modern, fleksibel, cepat, dan terintegrasi. Peserta dapat langsung melihat hasil tes hingga proses penerbitan sertifikat.
Sementara itu, Ketua PUSBA UMSU Muhammad Rafi’i, M.A menjelaskan bahwa ULTRA merupakan hasil kerja keras selama dua tahun persiapan yang diawali dari pemetaan kebutuhan mahasiswa, khususnya terkait tes TOEFL yang telah ditetapkan sebagai salah satu syarat pembelajaran dan kelulusan.
“Hasil TOEFL dari ULTRA dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti seleksi PNS, ASN, BUMN, dan BUMD. Saat ini sudah banyak pihak yang memanfaatkannya,” jelas Rafi’i.
Ia menambahkan, urgensi program ini semakin tinggi seiring ditetapkannya target skor TOEFL minimal 450 bagi lulusan UMSU sebagai upaya penguatan daya saing global. Program ULTRA juga dinilai strategis dalam mendukung visi UMSU menuju World Class University.
“Program ini telah melalui lima kali uji coba, dan seluruh perangkat yang digunakan merupakan unit baru,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, PIC ULTRA Khairunnisa, M.TESOL menyampaikan bahwa program ULTRA telah melalui proses uji coba intensif selama dua tahun, dengan satu tahun di antaranya dilakukan uji aktif.
“Sebanyak 120 mahasiswa telah mengikuti uji coba, dan hasilnya ULTRA dinyatakan layak sebagai TOEFL resmi untuk penerbitan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI),” ungkapnya.
Strategi pencapaian target skor TOEFL 450 dilakukan melalui berbagai program pendukung, seperti seminar TOEFL, kelas persiapan terpadu, serta penerapan kurikulum terstruktur yang disesuaikan dengan standar tes internasional.
Acara peresmian ditutup dengan penyerahan tali asih sebagai bentuk apresiasi kepada Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU, Khairunnisa, S.E.I., M.M, yang berhasil meraih benchmark skor IELTS 7. (SC08)






















