Sumutcyber.com, Medan – Dorong peningkatan layanan publik di lingkungan Universitas Negeri Medan (Unimed), Rektor, Senat dan jajaran pimpinan, serta seluruh civitas akademika Unimed melaksanakan pencanangan dan penandatanganan pakta integritas dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), di Ruang Sidang A Lt. III Gedung Pusat Administrasi Unimed pada Selasa, (28/11/2023).

Penandatangan pakta integritas dilakukan Rektor Unimed Prof Dr Baharuddin, Ketua Senat Prof Dr Syawal Gultom MPd, Wakil Rektor, Sekretaris Senat, Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga dan Kepala Biro. Penandatangan pakta integritas ini sebagai wujud komitmen dan keseriusan pimpinan, senat dan seluruh civitas dalam pembangunan zona integritas di semua fakultas dan pascasarjana di lingkungan Unimed.

Pencanangan pembangunan zona integritas dan penandatanganan Pakta Integritas disaksikan langsung oleh perwakilan Ditjen Diktiristek M. Ali Akbar, perwakilan Itjen Kemendikbudristek Sujatmiko Wibowo, perwakilan Gubernur Sumut, Kapolda SUumut diwakili Plt. Irwasda Kombes Pol. Wahyu Kuncoro, S.I.K., M.H, Pangdam I/Bukit Barisan diwakili Asisten Perencanaan Kodam I/BB Kolonel Infantri Rofiq Yusuf, S.Sos., M.Han., perwakilan Kejatisu Bidang Pengawasan M. Ilham, dan perwakilan Ombudsman Sumut.

“Penandatanganan pakta integritas ini merupakan wujud keseriusan dari pimpinan Unimed untuk meningkatkan kualitas semua layanan di kampus,  sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2012 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi Pemerintah, yang targetnya adalah tiga sasaran hasil utama yaitu: peningkatan kapasitas akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik,” kata Rektor Unimed Prof. Dr. Baharuddin.

Dia menyampaikan, kegiatan ini sebagai bukti dan kesungguhan seluruh pimpinan dan warga Unimed dalam pembangunan Zona Integritas untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari pemerintah, melalui Kemenpan-RB dan Kemendikbud Ristek RI.

“Kita pimpinan Unimed telah berkomitmen dan menetapkan semua Fakultas dan Pascasarjana Unimed dalam pembangunan Zona Integritas, karena Kemendikbudristek telah menetapkan semua fakultas harus kita persiapkan dalam pembangunan zona integritas. Kegiatan yang kita laksanakan ini menjadi langkah lanjutan dari serangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Tim Reformasi Birokrasi di Unimed,” tutur rektor.

Kegiatan, kata rektor, melibatkan berbagai pihak, baik dari internal maupun eksternal, sebagai wujud kesungguhan komitmen dan keseriusan dalam pembangunan Zona Integritas semua fakultas dan pascasarjana dalam meraih predikat WBK dan WBBM dari pemerintah.

“Pimpinan berkomitmen untuk terus memperbaiki dan berinovasi dalam meningkatkan semua bentuk layanan yang ada di internal Unimed. Hal ini kita lakukan agar semua warga Unimed, mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan, serta seluruh masyarakat dapat menerima semua layanan terbaik di Unimed, baik kemudahan akses layanan, memberikan layanan yang mudah, ramah, mudah dan terbuka. Selain itu kita harus ciptakan nilai budaya Unimed yakni “Kerjakan Sesuatu dengan Ikhlas dan Benar” dalam semua layanan. Hal ini kita lakukan sebagai upaya dalam memajukan kampus kita sebagai perguruan tinggi yang maju dan berdaya saing,” ucap Baharuddin.

Rektor pun mengimbau agar bersama menguatkan komitmen dan kesungguhan dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas di semua fakultas dan pascasarjana U imed.

Sementara itu, Ketua Senat Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, dalam paparannya memberi penguatan agar pembangunan zona integritas di semua fakultas dan pascasarjana di lingkungan Unimed tahun 2024 dapat diwujudkan.

“Jika kita sungguh-sungguh dan memiliki ketulusan, saya yakin kita tidak sulit dalam pembangunan zona integritas di Unimed, karena sejak lama kita sudah serius mewujudkan Unimed sebagai kampus The Character Building University. Semua aktivitas akademik dan non akademik di Unimed sudah kita fokus dalam mewujudkan tagline tersebut. Hari ini kita semua pimpinan sudah menandatangani pakta integritas, sehingga kita pimpinan harus all out melakukan berbagai terobosan dan langkah-langkah konkrit dalam mencapai pembangunan zona integritas,” kata Syawal. (SC08)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *