Medan – Menyikapi maraknya isu penculikan anak yang beredar di tengah masyarakat dan media sosial, Polrestabes Medan melalui akun Instagram resminya @polrestabes.medan mengimbau seluruh orang tua dan elemen masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.
Dalam unggahannya, Polrestabes Medan mengajak masyarakat menerapkan langkah “3 Jaga” sebagai upaya pencegahan dan perlindungan terhadap anak.
1. Jaga Pengawasan
Orang tua diminta untuk tidak membiarkan anak bermain sendirian tanpa pengawasan, terutama di luar rumah atau di tempat umum. Anak harus selalu berada dalam jangkauan penglihatan orang tua maupun orang dewasa yang dipercaya.
Selain itu, orang tua juga diimbau memastikan anak dijemput oleh orang yang dikenal saat pulang sekolah. Jika terjadi keterlambatan penjemputan, segera komunikasikan dengan pihak sekolah guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
2. Jaga Komunikasi (Edukasi Anak)
Polrestabes Medan juga menekankan pentingnya edukasi kepada anak. Anak perlu diajarkan untuk berani menolak pemberian seperti makanan, uang, atau mainan dari orang yang tidak dikenal.
Tak hanya itu, anak juga harus dibekali pemahaman untuk segera berlari ke tempat ramai atau berteriak meminta pertolongan apabila merasa diikuti atau didekati oleh orang asing yang mencurigakan.
3. Jaga Lingkungan
Upaya menjaga keamanan juga perlu dilakukan secara bersama-sama melalui lingkungan sekitar. Masyarakat diminta mengaktifkan kembali siskamling serta meningkatkan kepedulian antar tetangga.
Apabila melihat orang asing dengan gerak-gerik mencurigakan, warga diimbau untuk menegur secara sopan atau segera melaporkannya kepada petugas berwenang. Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan selalu memeriksa sumber resmi untuk menghindari penyebaran hoaks.
Polrestabes Medan menegaskan, apabila melihat tindakan mencurigakan atau dalam keadaan darurat, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center Polri di nomor 110 atau mendatangi Polsek terdekat.
“Mari bersama kita ciptakan Kota Medan yang aman dan kondusif bagi anak-anak kita,” demikian imbauan yang disampaikan melalui akun resmi tersebut yang diunggah pada Senin (9/2/2026). (SC03)

