Medan – Memasuki pekan pertama Puasa Ramadhan 1447 H/ 2026 M, wilayah Sumatera Utara diprakirakan masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Prospek cuaca periode 16–23 Februari 2026 ini disampaikan oleh Tim Meteorology Early Warning System Balai Besar Wilayah I BMKG.
Dalam beberapa hari terakhir, hujan ringan hingga lebat terjadi di sebagian besar wilayah Sumut. Kondisi ini dipicu oleh adanya konvergensi dan belokan angin akibat sirkulasi siklonik (eddy) di Perairan Kalimantan dan Samudera Hindia barat Aceh, serta sistem tekanan rendah di Samudera Hindia barat daya Pulau Sumatera. Fenomena tersebut menyebabkan perlambatan dan penumpukan massa udara di wilayah Sumatera Utara.
Berdasarkan data pengamatan, curah hujan kategori lebat hingga sangat lebat tercatat di sejumlah wilayah, antara lain Pos Hujan Teluk Dalam sebesar 365,8 mm, Pos Hujan Hutabalang 89 mm pada 11 Februari 2026, Pos Hujan Otomatis (ARG) Kota Pinang 100,2 mm pada 13 Februari 2026, serta Stasiun Meteorologi Kuala Namu 105,8 mm pada 15 Februari 2026.
Gempa M4,7 Guncang Kabupaten Meulaboh
Analisis dinamika atmosfer juga menunjukkan adanya shearline dan konvergensi angin di sekitar pantai barat dan pantai timur Sumatera Utara. Anomali suhu muka laut yang relatif hangat serta kondisi labilitas atmosfer yang cukup kuat turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif.
Sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat antara lain Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Toba, Asahan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Kepulauan Nias, Labuhanbatu Utara, serta Kota Medan, Binjai, Padang Sidempuan, dan Sibolga.
Gempa Tektonik M3,5 Guncang Kota Sibolga
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan langkah antisipatif agar aktivitas sehari-hari, termasuk ibadah Ramadhan, tetap berlangsung aman dan lancar. Masyarakat diminta merujuk pada informasi resmi yang dikeluarkan BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, kepala daerah diimbau untuk terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri setempat dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak cuaca.
Perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dapat diakses melalui media sosial @infobmkgsumut, call center 0821-6804-3653, atau email bbmkg1@bmkg.go.id. (SC03)






























