Medan – Bupati Dairi yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi, Charles Bantjin, menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan High Level Meeting (HLM) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Dyandra Santika Convention Centre, Medan, Senin (9/2/2026), tersebut turut dihadiri Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Dalam Rakorwil itu dibahas sejumlah agenda strategis, antara lain sosialisasi kriteria evaluasi kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam ajang Championship P2DD 2026, penguatan implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada segmen pemerintah, integrasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dengan Sistem Nasional Pembayaran (SNAP), hingga pemaparan showcasing dan kerja sama penyediaan infrastruktur sinyal serta jaringan di daerah.
Hari Ke-4 Gerakan Indonesia ASRI, Pemkab Dairi Tanam 500 Pohon Kemiri di SMPN 4 Sidikalang
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Didit Widiana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian P2DD di Sumut tergolong sangat baik, namun tetap perlu ditingkatkan. Menurutnya, potensi yang dimiliki Sumatera Utara dapat semakin mendorong optimalisasi digitalisasi daerah.
“Berdasarkan laporan Satgas Percepatan P2DD level provinsi, kabupaten dan kota telah terbentuk 34 TP2DD yang diketuai oleh kepala daerah masing-masing,” ujar Didit.
Ketua Tim Pembina Posyandu Dairi Kunjungi Posyandu Melati Lae Nuaha, Serahkan Bantuan Sarana
Ia juga mengapresiasi capaian seluruh TP2DD se-Sumatera Utara yang berhasil mempertahankan predikat TP2DD Digital berdasarkan hasil survei indeks elektabilitas tahun 2025.
“Nilai indeks predikat mencapai 94,5 persen, melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 90,04 persen,” jelasnya.
Didit berharap dukungan infrastruktur dan berbagai program ke depan dapat semakin mempercepat digitalisasi, khususnya dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sumatera Utara.
Sementara itu, Sekda Dairi Charles Bantjin, yang didampingi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Rahmat Syah Munthe serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Robot Simanullang, berharap HLM dan Rakorwil tersebut dapat mendorong peningkatan signifikan implementasi digitalisasi di Kabupaten Dairi.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Dairi telah mulai menerapkan berbagai transaksi digital dalam kegiatan pemerintahan.
“Ke depan, kita berharap digitalisasi ini semakin diperluas sehingga tata kelola keuangan daerah menjadi lebih transparan, efisien, dan akuntabel,” ujarnya. (SC-Romi)






















