Medan – Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin, mewakili Bupati Dairi, Vickner Sinaga, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Inventarisasi Permasalahan dan Kebutuhan Daerah yang digelar Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (5/11/2026), di Aula Digital Learning Center Building (DLCB) Lantai 8, Kampus USU, Medan.
FGD tersebut menjadi forum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mengidentifikasi persoalan pembangunan serta merumuskan kebutuhan strategis daerah melalui penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan dibuka Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Timur Tumanggor, dan dihadiri Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kerja Sama USU, Hinsar Ambarita, perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara, serta kalangan akademisi.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu pembangunan menjadi pembahasan, mulai dari peningkatan produktivitas ekonomi, pengembangan potensi unggulan daerah, kualitas sumber daya manusia, pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, pemerataan pembangunan antarwilayah, hingga penguatan tata kelola pemerintahan.
Timur Tumanggor dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk menghasilkan solusi pembangunan yang tepat sasaran. Hal ini dinilai semakin penting dalam menghadapi tantangan fiskal dan keterbatasan anggaran pada 2027.
Sementara itu, Hinsar Ambarita menyampaikan komitmen USU dalam mendukung konsep Kampus Berdampak dengan mengarahkan penelitian agar lebih berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat dan pemerintah daerah.
Melalui inventarisasi persoalan yang disampaikan pemerintah daerah, USU diharapkan dapat mengembangkan tema penelitian unggulan sekaligus menghasilkan rekomendasi kebijakan dan solusi konkret yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing daerah.
Keikutsertaan Pemkab Dairi dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi, terutama dalam memanfaatkan hasil penelitian, kajian akademis, dan inovasi untuk mendukung perencanaan serta pelaksanaan pembangunan daerah.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Dairi. (SC-Romi)

