Toba – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige membuka diri terhadap saran dan masukan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), guna mengoptimalkan pembinaan dan pelayanan terhadap warga binaan serta memperkuat kolaborasi di tengah masyarakat.
Selain menjalankan tugas dan fungsi internal, Rutan Balige juga aktif melaksanakan program kemitraan dengan masyarakat. Di antaranya pemberdayaan kelompok tani binaan untuk mendukung program ketahanan pangan, kegiatan gotong royong di lingkungan warga dan lahan pertanian, serta berbagai bentuk kolaborasi lainnya dengan masyarakat maupun pemerintah daerah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Rutan (Karutan) Balige, Valen Rumbiak, saat bersilaturahmi dengan puluhan wartawan dan perwakilan LSM yang bertugas di Kabupaten Toba. Kegiatan berlangsung di Agatha Space Balige, Selasa (3/11/2026).
Valen mengatakan, pertemuan bersama insan pers dan LSM tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak awal dirinya bertugas di Toba. Namun, karena kesibukan pekerjaan, kegiatan itu baru dapat terlaksana.
” Sebenarnya, sejak awal saya bertugas di Toba, kegiatan seperti ini dengan kawan-kawan sudah kami rencanakan. Namun, masih ada saja kendala karena kesibukan tugas. Jadi, saya mohon maaf karena baru hari ini bisa terlaksana,” ujar Valen.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya bukan orang baru di Balige. Pada 2015, Valen pernah tinggal di Balige selama kurang lebih dua bulan untuk menjalani masa magang di Rutan Balige.
“Ya, tahun 2015 lalu saya pernah tinggal di Balige ini sekitar dua bulan. Waktu itu saya magang di Rutan Balige. Puji Tuhan, akhirnya saya kembali lagi karena ditugaskan di sini. Jadi, mohon saya diterima sebagai adik atau saudara,” ucapnya sembari disambut suasana akrab dan canda tawa.
Secara khusus, Valen mengajak wartawan dan LSM untuk bersama-sama membangun sinergi dengan Rutan Balige. Ia menegaskan, pihaknya terbuka terhadap kritik, saran, maupun masukan demi meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan.
“Mari kita bangun sinergi. Kami terbuka untuk menerima masukan dan saran. Bagaimana kita dapat berkomunikasi, mari kita diskusikan bersama,” katanya.
Kegiatan silaturahmi tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi dan diskusi ringan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. (SC-JT)

