Site icon SUMUTCYBER.COM

Piala Bergilir MTQ Sumut Kembali ke Medan, Rico Waas Apresiasi Kafilah dan Serahkan Bonus Senilai Rp145 Juta

Rico Waas juga menyerahkan apresiasi dan bonus kepada para qari, qariah, serta seluruh anggota Kafilah Kota Medan yang telah berjuang mengharumkan nama Kota Medan pada ajang MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (9/9/2026). (Dok. Diskominfo Medan)

Medan – Piala Bergilir Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 kembali ke Kota Medan.

Piala tersebut diserahkan Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Medan, Damri Tambunan, kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam pertemuan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (9/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menyerahkan apresiasi dan bonus kepada para qari, qariah, serta seluruh anggota Kafilah Kota Medan yang telah berjuang mengharumkan nama Kota Medan pada ajang MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Rico Waas menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih Kafilah Kota Medan. Menurutnya, sejak awal pelepasan kontingen, dirinya telah meyakini potensi para peserta untuk kembali membawa pulang gelar juara umum.

Namun, Rico mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat para kafilah bersikap sombong. Sebaliknya, gelar juara umum harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Juara umum ini bukanlah hal yang untuk kita sombongkan, bukanlah hal yang untuk kita besar-besarkan. Juara umum ini harusnya menjadi pengingat kita kalau kita harus bekerja atau berbuat yang jauh lebih baik lagi,” ujar Rico.

Ia menegaskan, predikat juara umum merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar. Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan indah harus diiringi dengan akhlak serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjadi juara berarti menjadi yang terbaik dalam membaca Al-Qur’an. Ini adalah pilihan Allah, dan amanah ini harus dijaga untuk memberi pencerahan serta menularkan kebaikan kepada generasi berikutnya,” jelasnya.

Rico juga secara khusus mengapresiasi keindahan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan salah seorang peserta, Intan Afiah. Ia berharap kemampuan para qari dan qariah tidak hanya membawa prestasi dalam perlombaan, tetapi juga mampu menyentuh hati masyarakat dan mengajak semakin banyak orang mencintai serta mengamalkan Al-Qur’an.

Lebih lanjut, Rico Waas berpesan kepada para anggota Kafilah Kota Medan, khususnya generasi muda penghafal dan pembaca Al-Qur’an, agar tidak membatasi cita-cita dan impian mereka.

Ia mendorong para generasi muda tersebut untuk berani mengambil peran dalam pembangunan bangsa, baik di bidang birokrasi, legislatif maupun menjadi pemimpin daerah pada masa mendatang.

“Jangan pernah menutup mimpi, adik-adik sekalian. Allah yang Maha Menentukan dan akan memberikan jalan bagi orang-orang yang memiliki niat baik. Kami sangat berharap, suatu saat nanti, orang-orang yang menggantikan saya dan memimpin kota ini adalah para penghafal Al-Qur’an seperti kalian,” pungkasnya.

Kepada peserta asal Kota Medan yang terpilih mewakili Provinsi Sumatera Utara pada MTQ tingkat nasional di Semarang, Jawa Tengah, Rico berharap mereka mampu memberikan prestasi terbaik.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari menang atau kalah dalam perlombaan. Lebih penting lagi, kecintaan terhadap Al-Qur’an harus terus dijaga agar lantunan ayat suci tetap hidup dan memberi manfaat bagi kehidupan.

Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Kota Medan, Damri Tambunan, mengatakan Kafilah Kota Medan berhasil meraih Juara Umum MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Prestasi tersebut menjadi gelar juara umum yang ke-10 bagi Kota Medan.

“Alhamdulillah, Kafilah Kota Medan mendapat Juara Umum. Dan juara umum ini yang ke-10 kalinya. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Medan Rico Waas yang terus memberikan perhatian kepada para ahli Al-Qur’an,” ujar Damri.

Damri menjelaskan, Kota Medan mengutus sebanyak 55 peserta untuk mengikuti berbagai cabang dan golongan pada MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 peserta meraih Terbaik I, tujuh peserta meraih Terbaik II, dua peserta Terbaik III, 16 peserta meraih juara harapan, dan delapan peserta belum meraih prestasi.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Medan memberikan bonus dengan rincian Rp4 juta bagi peraih Terbaik I, Rp3 juta untuk Terbaik II, Rp2 juta untuk Terbaik III, Rp1,5 juta bagi juara harapan, serta Rp1 juta bagi peserta yang belum meraih prestasi.

Total bonus yang diberikan kepada seluruh kafilah mencapai Rp145 juta.

Damri menambahkan, dari 22 peserta yang meraih Terbaik I, sebanyak 16 peserta asal Kota Medan terpilih untuk memperkuat Kafilah Sumatera Utara pada MTQ tingkat nasional di Semarang, Jawa Tengah.

“Kami berharap para peserta asal Kota Medan yang dipercaya memperkuat Kafilah Sumatera Utara mampu kembali menorehkan prestasi terbaik pada MTQ tingkat nasional,” harapnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bonus secara simbolis oleh Rico Waas, didampingi Ketua Harian LPTQ Kota Medan, kepada perwakilan Kafilah Kota Medan yang berhasil meraih prestasi pada MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara. (SC03)

Exit mobile version